Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jejak Sejarah Bakpao, Dari Persembahan Sungai di Tiongkok hingga Kudapan Populer di Indonesia

Muhammad Firman Syah • Kamis, 30 Oktober 2025 | 19:24 WIB
Bakpao diciptakan oleh tentara Tionghoa yang bernama Zhuge Liang.
Bakpao diciptakan oleh tentara Tionghoa yang bernama Zhuge Liang.

Radar Surabaya - Bakpao, roti putih berbentuk bulat dengan tekstur lembut, kini menjadi salah satu kudapan yang mudah ditemui di berbagai penjuru kota. Dari pedagang kaki lima hingga restoran dimsum, makanan ini disajikan dengan beragam isian seperti kacang hijau, cokelat, hingga daging ayam. Di balik kelezatannya, tersimpan sejarah panjang yang berakar dari Tiongkok kuno.

Istilah “bakpao” berasal dari bahasa Hokkien. Kata “bak” berarti daging, sedangkan “pao” berarti bungkus, sehingga secara harfiah bakpao berarti “bungkusan berisi daging”.

Di tempat asalnya, bakpao memang selalu diisi daging cincang, khususnya daging babi. Namun setelah masuk ke Indonesia, isinya disesuaikan dengan selera dan budaya masyarakat setempat.

Lebih dari sekadar camilan, bakpao merupakan bagian dari perjalanan sejarah kuliner Asia Timur. Konon, pencipta bakpao adalah Zhuge Liang, ahli strategi sekaligus panglima perang legendaris dari era Kekaisaran Tiongkok kuno. Dikisahkan, Liang menghadapi sungai besar yang harus ditenangkan agar pasukannya dapat menyeberang.

Alih-alih mengikuti tradisi pengorbanan manusia pada masa itu, ia memerintahkan prajuritnya membuat adonan tepung berisi daging babi, dibentuk menyerupai kepala manusia. Hidangan tersebut dinamai baozi, yang kemudian dikenal luas dengan sebutan bakpao.

Sejak saat itu, bakpao menjadi bagian penting dalam tradisi kuliner Tiongkok. Dari simbol pengganti persembahan, makanan ini berkembang menjadi hidangan rakyat yang digemari lintas generasi.

Saat bangsa Tiongkok mulai bermigrasi ke berbagai negara, resep bakpao pun turut dibawa dan menyatu dengan cita rasa lokal, termasuk di Indonesia.

Kini, bakpao hadir dalam berbagai variasi. Ada varian manis berisi kacang hijau, cokelat, dan selai, serta versi gurih dengan isian ayam cincang atau telur asin. Kreasi modern bahkan menjadikan bakpao berwarna-warni dan berbentuk lucu tanpa meninggalkan ciri khasnya, tekstur lembut dan rasa yang hangat di setiap gigitan. (mer/fir)

Editor : M Firman Syah
#Tiongkok #bakpao #Cemilan #hokkien #tentara