Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral Gultik Blok M di TikTok, Begini Sejarah Kuliner Legendarisnya

Muhammad Firman Syah • Rabu, 1 Oktober 2025 | 16:34 WIB
Gultik "Gulai Tikungan".
Gultik "Gulai Tikungan".

Radar Surabaya - Tren “Habis Berapa Piring Makan Gultik?” tengah ramai di TikTok, mengangkat kembali popularitas gulai tikungan atau Gultik, kuliner kaki lima khas Blok M, Jakarta Selatan. Nama Gultik sendiri berasal dari lokasi para pedagang yang berjualan di tikungan perempatan Jalan Mahakam dan Jalan Bulungan. Tradisi berjualan di tikungan inilah yang kemudian melahirkan sebutan ikonik tersebut.

Mayoritas pedagang Gultik merupakan perantau dari Sukoharjo, Jawa Tengah. Meski jarak dari Jakarta mencapai 580 kilometer, semangat mereka menjaga tradisi kuliner ini membuat Gultik tetap bertahan hingga kini. Catatan sejarah menyebut, Gultik mulai dikenal pada akhir 1980-an sebagai santapan favorit mahasiswa dan pekerja yang mencari makanan lezat dengan harga terjangkau.

Ciri khas Gultik terletak pada kuah gulai sapi yang encer namun kaya rempah, berbeda dari gulai Solo yang cenderung kental dan berbahan jeroan kambing. Potongan daging sapi kecil nan empuk disajikan bersama nasi hangat, kerupuk, dan taburan bawang goreng, menjadikannya hidangan yang membuat banyak pengunjung rela menambah porsi lebih dari satu.

Memasuki dekade 1990-an, para pedagang mulai terkonsentrasi di kawasan Mahakam. Sejak itu, Blok M menjelma sebagai pusat kuliner malam ibu kota. Gerobak kayu berpayung warna-warni yang beroperasi dari sore hingga dini hari menghadirkan suasana hidup khas kaki lima Jakarta. Gultik pun menjadi magnet bagi anak muda, pekerja kantoran, hingga wisatawan.

Popularitas Gultik kembali mencuat berkat TikTok. Video para penikmat yang menantang diri menghabiskan banyak porsi membuat kuliner ini viral, menghadirkan nostalgia sekaligus mengenalkan Gultik ke generasi baru. Fenomena ini bahkan mendorong penyebaran Gultik ke luar Jakarta, termasuk ke Medan.

Meski tampil sederhana, Gultik telah menjadi bukti nyata bagaimana kuliner perantau mampu bertahan, berkembang, bahkan menembus arus zaman. Dari tikungan kecil di Blok M, cita rasa rempah asal Sukoharjo itu kini menjelma sebagai ikon kuliner malam Jakarta. (mer/fir)

Editor : M Firman Syah
#gultik #tiktok #Gulai Tikungan #kuliner #blok m