Radar Surabaya - Daun kelor selama ini dikenal sebagai sayuran bergizi tinggi. Namun, di balik reputasinya sebagai superfood Nusantara, kelor juga lekat dengan kisah mistis dan kepercayaan masyarakat sejak ratusan tahun silam.
Dalam tradisi Jawa, daun kelor kerap digunakan dalam ritual tolak bala. Bahkan, dalam sejumlah kepercayaan, kelor dipercaya mampu menangkal kekuatan gaib. Daun ini sering dipakai untuk memandikan jenazah, sebagai simbol melepaskan ikatan dunia, sekaligus menjaga agar roh tidak gentayangan.
Sejarawan budaya Jawa, H.J. de Graaf, pernah mencatat dalam Histories of Java bahwa kelor menjadi salah satu tanaman yang dianggap sakral di desa-desa Jawa.
“Kelor diyakini bisa menetralkan energi buruk, sehingga dipakai dalam upacara bersih desa maupun pengobatan tradisional,” tulisnya.
Kepercayaan serupa juga ditemukan di Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi. Di sana, kelor dipercaya sebagai “pohon kehidupan” yang melindungi masyarakat dari marabahaya. Daunnya tak hanya disantap sebagai sayur bening, tetapi juga ditaruh di pintu rumah sebagai penolak roh jahat.
Menariknya, keyakinan mistis itu kini berdampingan dengan bukti ilmiah. Penelitian modern menunjukkan, kelor kaya antioksidan, zat besi, serta vitamin yang memperkuat daya tahan tubuh. Artinya, kepercayaan masyarakat soal kelor yang “menolak penyakit” sesungguhnya punya dasar kesehatan yang nyata.
“Fenomena ini menarik, karena di banyak budaya tanaman yang dianggap sakral ternyata memang punya khasiat medis,” ungkap peneliti etnobotani Universitas Indonesia, Prof. Yuyun Yuniati, dalam sebuah seminar tentang pangan lokal.
Tak heran, hingga kini daun kelor masih hadir dalam dua wajah, sebagai bagian dari ritual mistis, dan sekaligus sebagai superfood yang terus dikembangkan dalam bentuk teh, serbuk, hingga kapsul herbal.
Masyarakat percaya, siapa pun yang rutin mengonsumsi kelor akan memperoleh dua perlindungan sekaligus: kesehatan jasmani dan ketenangan batin. Sebuah warisan Nusantara yang menyatukan mistik dan ilmu pengetahuan. (ara/fir)
Editor : M Firman Syah