Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tari Wulandaru Karya Sri Mulyani Sambut Wisatawan Kapal Pesiar Viking Orions di Surabaya

Lambertus Hurek • Kamis, 10 April 2025 | 13:57 WIB
Lima penari dari Sanggar Mulyo Joyo Enterprise bersama turis mancanegara di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya. (IST)
Lima penari dari Sanggar Mulyo Joyo Enterprise bersama turis mancanegara di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA — Suasana hangat dan penuh pesona budaya terasa kuat di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar siang ini, saat rombongan wisatawan mancanegara dari kapal pesiar Viking Orions disambut dengan suguhan istimewa: Tari Wulandaru Surabaya yang dibawakan oleh para penari dari Sanggar Tari Mulyo Joyo Enterprise.

Tarian karya Sri Mulyani, S.Sn, M.Sos, dosen Program Studi Seni Tari di Sekolah Tinggi Kesenian (STKW) Wilwatikta Surabaya, dengan komposisi musik karya Joko Porong, ini menjadi magnet utama dalam kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya.

Lima penari muda berbakat yang tampil memukau sore ini adalah Siti Aira Tungga Dewi dari SMPN 19 Surabaya, serta Ulya Khoirotunnisa, Kezia Regina Puteri Loupatty, Hasna Athaya Hayati, dan Firyal Arini Aisa Kamila dari SMPN 23 Surabaya.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa Tari Wulandaru merupakan karya tari garapan baru yang menggabungkan filosofi dari dua kata, yaitu "wulan" yang berarti bulan sebagai penerang dalam kegelapan, dan "ndaru" yang berarti bintang jatuh, yang dimaknai sebagai tanda keberuntungan.

“Sajian tari ini dirancang sebagai wujud penyambutan sekaligus menyampaikan pesan nilai. Doa akan sangat besar kuasanya ketika diselipkan kepercayaan di tiap baitnya. Tari Wulandaru menjadi doa dan harapan agar para tamu yang datang ke Surabaya memperoleh berkah dan keberuntungan,” ujar Sri Mulyani.

Pelatihan dan pembinaan para penari juga melibatkan Inggar Belzky Tossabila, putra dari Sri Mulyani, yang turut berperan sebagai pelatih utama di Sanggar Tari Mulyo Joyo Enterprise.

Mayoritas wisatawan yang hadir berasal dari Amerika Serikat, disusul oleh tamu-tamu dari Inggris dan Jepang. Mereka tampak antusias dan menikmati sambutan hangat bernuansa budaya khas Surabaya yang disuguhkan dengan penuh keanggunan.

“Ini merupakan kehormatan bagi kami bisa menampilkan seni budaya Surabaya lewat tarian,” kata Sri Mulyani penuh syukur. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#kapal pesiar di surabaya #sri mulyani koreografer #Sanggar Tari Mulyo Joyo Enterprise #tarian sambut wisatawan mancanegara