RADAR SURABAYA - Menu makanan khas kedaerahan tentu memiliki nilai tersendiri bagi penikmat kuliner.
Apalagi menu-menu makanan tradisional yang dikenal jadul dan mulai susah ditemukan di sejumlah resto.
Sajian tradisional ini tak hanya memanjakan lidah, tetapi juga membawa kenangan akan cita rasa masa lalu.
Apalagi dengan para perantau yang telah lama meninggalkan tanah kelahiran mereka, untuk beradu nasib di kota lain.
Untuk itu, Hotel Ciputra World Surabaya memberikan kesempatan tersebut dengan menyajikan makanan-makanan dengan suasana kampung, khususnya dengan menu khas Jawa Timur.
Restaurant and Bar Manager Ciputra Hotel Surabaya, Catur Budi Utomo mengatakan bahwa dengan menikmati makanan tempo dulu, yang mulai jarang ditemukan akan menghidupkan kembali kenangan masa lampau.
"Kita menyajikan hidangan dengan tema Pulang Kampung, yang didukung dengan iringan musik untuk menemani para pengunjung menikmati menu-menu yang ada", kata Catur, Selasa (18/2).
Makanan ringan tempo dulu seperti jajanan pasar, kue pukis, martabak Madura (martabak isi bihun), kue putu, onde-onde dan beberapa lainnya, merupakan jajanan yang bisa ditemukan di tempat tertentu.
Untuk makanan berat khas Jawa Timur seperti tahu tek, soto daging, tahu campur adalah menu kedaerahan yang juga banyak dicari untuk mengobati rasa rindu daerah asal.
Bahkan makanan seperti nasi kecombrang pun bisa dinikmati di hotel yang berada di Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya ini.
Sementara itu, Sandrina Ayu Wicaksono, pengunjung yang datang bersama rekannya mengaku bahwa salah satu makanan yang mengingatkan akan masa kecilnya adalah kue putu.
"Aku tadi nyobain kue putu juga, selain rasanya enak juga teringat dulu pas masih kecil. Kan punya suara khas ketika lewat depan rumah, jadi serasa bernostalgia karena sudah mulai jarang yang jual", ujar Sandrina. (sam/nur)
Editor : Nurista Purnamasari