RADAR SURABAYA – Kawasan kota lama memang sedang menjadi rujukan destinasi wisata para wisatawan. Tak hanya menawarkan bangunan dengan bentuk uniknya masing-masing, saat berjalan-jalan di sekitarannya, suasana yang diciptakan juga makin menambah kesan kembali ke masa dulu.
Untuk membuat suasana kota lama makin hidup, Hotel Kokoon Surabaya punya promo kuliner istimewa di akhir pekan.
“Kami punya dua sekaligus. Ada Angkringan Pojok Taman Slompretan dan Weekend BBQ Delight yang dapat dinikmati usai berjalan-jalan menyusuri kota lama,” ucap Hotel Manager Hotel Kokoon Surabaya, Wiwied A. Widyastuti, belum lama ini.
Apalagi lanjut Wiwied, hotelnya juga merupakan bangunan lama yang dulunya merupakan pabrik korek kayu yang berdiri sejak tahun 1928.
“Arsitekturnya masih mempertahankan bangunan asli. Kesan vintage sangat terasa apabila berada di sekitaran hotel hingga masuk ke dalam,” tambahnya.
Ada di salah satu spot menarik, Angkringan Pojok Taman Slompretan menawarkan berbagai pilihan snack. Seperti bola kumis naga, tahu bongkaran, roti bakar kaya jadoel, pisang goreng slompretan, dan masih banyak lainnya.
“Aneka snack tersebut cocok jika disandingkan dengan minuman seperti kopi, teh tarik, jahe sereh, dan lainnya. Sambil ngobrol santai bersama teman atau keluarga, Angkringan Pojok Taman Slompretan dapat dinikmati setiap minggu pertama dan ketiga,” ujar Marcomm Hotel Kokoon Surabaya, Tegar Kanugran.
Sementara itu, untuk promo kuliner Weekend BBQ Delight di The Arch Bistro hadir setiap minggu kedua dan keempat. Dengan harga hanya Rp128.000 net per orang, beragam menu pilihan mulai appetizer hingga dessert dapat dinikmati all you can eat.
“Kami sediakan BBQ corner. Ada beef tenderloin, chicken, fish dori, meatball, sausage, dan bean cake skewer, serta grilled vegetable yang proses memasaknya secara live cooking.Yang suka aneka pasta, bisa mencobanya juga,” tambah Tegar.
Melalui dua promo kuliner, Hotel Kokoon Surabaya berharap dapat memberikan pengalaman kuliner yang tidak hanya menggugah selera. Tetapi juga mendukung daya tarik kawasan kota lama Surabaya. (rul)
Editor : Jay Wijayanto