RADAR SURABAYA - Banyuwangi, sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, mungkin belum sepopuler Bali atau Yogyakarta dalam hal destinasi wisata. Namun, tempat ini menyimpan kekayaan alam yang luar biasa.
Dikenal sebagai "surga tersembunyi," Banyuwangi menawarkan pesona alam yang memikat hati siapa saja yang datang berkunjung.
Dari pantai-pantai eksotis yang masih alami, hutan tropis yang rimbun, hingga pegunungan yang menyuguhkan pemandangan menakjubkan, Banyuwangi adalah tempat di mana keindahan alam dan ketenangan berpadu sempurna.
Keanekaragaman alam yang dimiliki Banyuwangi menjadikannya surga bagi para petualang dan pecinta alam.
Gunung Ijen dengan kawah belerangnya yang terkenal, Baluran dengan sabana yang luas, serta pesona Pulau Merah yang memikat, hanyalah beberapa di antaranya.
Tak hanya itu, keunikan budaya lokal dan keramahan penduduk setempat juga menambah daya tarik daerah ini.
Artikel ini akan membawa Anda untuk menyusuri setiap sudut keindahan alam Banyuwangi yang masih terjaga, menjadikannya destinasi yang layak dipertimbangkan bagi siapa pun yang ingin menikmati keindahan alam Jawa yang sejati.
Mari temukan pesona Banyuwangi yang tersembunyi dan nikmati pengalaman tak terlupakan di ujung timur pulau Jawa ini.
1. Pulau Tabuhan
Untuk menjelajahi keindahan Pulau Tabuhan, pengunjung dapat menyewa perahu nelayan seharga Rp 600.000 untuk kapasitas maksimal 10 orang. Penyewaan tersedia di tiga titik keberangkatan: Pantai Kampe, Bangsring Underwater, atau Pantai Grand Watu Dodol. Perjalanan menuju pulau memakan waktu sekitar 30 menit dengan jarak tempuh 3 kilometer dari daratan.
Di antara destinasi wisata Banyuwangi, pulau kecil ini memiliki keistimewaan sebagai satu-satunya lokasi yang ideal untuk aktivitas kiteboarding. Meski berukuran mini, pulau ini menyimpan keindahan bawah laut yang menakjubkan.
Bagi para pencari ketenangan, pulau tak berpenghuni ini menjadi pilihan sempurna untuk berlibur. Pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan memukau berupa hamparan pasir putih yang dikelilingi air laut biru yang jernih, menciptakan suasana yang damai dan menyejukkan.
2. Kawah Ijen
Kawah Ijen dapat dianggap sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Banyuwangi bagi wisatawan domestik. Terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, Kawah Ijen terkenal tidak hanya karena kawah berwarna hijaunya yang menyajikan pemandangan yang mempesona, tetapi juga karena aktivitas penambangan belerangnya yang khas.
Kawah ini juga memiliki fenomena langka berupa api biru, yang dihasilkan dari pembakaran gas sulfur yang keluar dari celah-celah Gunung Api Ijen dengan suhu mencapai 600 derajat Celsius.
Untuk menuju wisata Kawah Ijen, Anda perlu membayar tiket masuk sekitar Rp 5.000 di hari biasa dan Rp 7.500 di hari libur. Tiket tersebut tidak termasuk tiket parkir dengan nominal Rp 5.000 untuk sepeda motor dan Rp 10.000 untuk mobil.
Fenomena api biru (blue fire) ini terbentuk secara alami dari bagian tengah danau kawah dan umumnya hanya dapat disaksikan pada saat dini hari, tepatnya sebelum pukul 05.00 pagi, ketika kondisi cahaya masih sangat minim.
Keunikan dari fenomena blue fire ini adalah, fenomena serupa hanya dapat ditemukan di dua tempat di dunia, yaitu di Islandia dan di Kawah Ijen yang terletak di Indonesia.
3. Air Terjun Telunjuk Raung
Di antara beragam air terjun menawan yang dimiliki Banyuwangi, Air Terjun Telunjuk Raung hadir dengan keunikan tersendiri. Air terjun ini menarik perhatian dengan aliran airnya yang jatuh tegak lurus, menciptakan formasi yang menyerupai jari telunjuk yang menjulang di area kaki Gunung Raung yang megah.
Keindahan alam di sekitar air terjun ini memikat hati setiap pengunjung dengan suasananya yang asri dan menyejukkan. Rimbunnya pepohonan dan udara segar pegunungan menciptakan atmosfer yang sempurna untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung akan diajak berpetualang melalui jalan setapak yang menurun. Meski medan yang ditempuh cukup menantang, pemandangan memukau dan kesegaran air terjun yang menanti di ujung perjalanan akan membuat segala usaha terasa sebanding.
Yang menarik, destinasi wisata alam ini sangat ramah di kantong. Pengunjung hanya perlu mengeluarkan biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang. Untuk biaya parkir kendaraan juga sangat terjangkau, yaitu Rp 5.000 untuk mobil dan Rp 2.000 untuk sepeda motor.
Fasilitas di area air terjun cukup memadai dengan tersedianya area parkir yang luas, warung makan sederhana, dan toilet umum. Pengunjung disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman sendiri untuk menghemat biaya.
4. Taman Nasional Alas Purwo
Mencari destinasi wisata yang menawarkan ketenangan sekaligus pengalaman belajar tentang flora dan fauna? Taman Nasional Alas Purwo hadir sebagai jawaban yang sempurna. Sebagai hutan tertua di Pulau Jawa, kawasan konservasi ini menjadi rumah bagi beraneka ragam kehidupan alam.
Di area seluas 44.037 hektar ini, pengunjung dapat menemukan lebih dari 584 spesies tumbuhan yang menakjubkan. Beberapa di antaranya merupakan tumbuhan langka dan endemik yang hanya dapat ditemukan di kawasan ini, termasuk sawo kecik dan bambu manggong.
Tidak hanya itu, taman nasional ini juga dihuni oleh ratusan jenis satwa yang dapat diamati untuk keperluan wisata edukasi.
Taman Nasional ini berlokasi strategis di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di wilayah pantai selatan dengan koordinat 8,446456°-8,780444° LS dan 114,224625°-114,605157° BT.
Secara administratif, kawasan ini berada di bawah pengelolaan dua kecamatan di Kabupaten Banyuwangi, yaitu Kecamatan Tegaldlimo dan Kecamatan Purwoharjo, Provinsi Jawa Timur.
Untuk mengunjungi keindahan alam ini, wisatawan dapat menuju ke alamat Jalan Brawijaya Nomor 20, Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur 68417. Di sini, pengunjung dapat memulai petualangan mereka menjelajahi kekayaan alam yang menakjubkan.
5. Pantai Pulau Merah
Pantai Pulau Merah bisa dianggap sebagai surga bagi para penggemar olahraga selancar. Di pantai ini, para peselancar dapat menikmati sensasi berselancar di atas ombak besar sambil melakukan berbagai manuver menarik. Pantai ini menawarkan pemandangan yang luar biasa dan ombak yang menantang, menjadikannya destinasi wajib di Banyuwangi.
Selain ombaknya yang besar, keunikan Pantai Pulau Merah terletak pada pulau kecil yang terletak di dekat garis pantai. Pulau yang terbuat dari batu karang dan memiliki ketinggian lebih dari 200 meter ini bisa dijangkau saat air laut sedang surut.
Menjelang senja, pulau yang memiliki tanah berwarna merah ini akan tampak semakin merah, menciptakan pemandangan yang memukau. Karena fenomena alam inilah pantai ini diberi nama Pulau Merah. (ask/jay)
Editor : Jay Wijayanto