RADAR SURABAYA - Indonesia memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa, bahkan di setiap memiliki ciri khas masing-masing. Selain budaya dan bahasa, kuliner adalah salah satu kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
Meskipun ditengah gempuran kuliner modern, kekinian, dan kuliner dari berbagai negara, kuliner lokal memiliki tempat tersendiri bagi penggemarnya.
Sajian kuliner tradisional Indonesia tidak hanya sekadar sajian makanan yang bercita rasa lezat, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal, sejarah maupun identitas yang patut diapresiasi dan dilestarikan.
Untuk melestarikannya Artotel melakukan kampanye Like a Local dengan menyediakan berbagai menu kuliner khas Nusantara.
"Para tamu akan diajak untuk mengenal budaya lokal, menggali tradisi dan menikmati fasilitas serta aktivitas yang mencerminkan karakteristik setiap kota tempat hotel kami," kata Director of Marketing Communications Artotel Group, Yulia Maria, Jumat (17/1).
Dengan adanya kampanye Like A Local ini, kami mengajak para tamu untuk bisa menikmati kekayaan budaya Indonesia.
Antara lain kuliner, fasilitas tur budaya, acara seni, pameran, hingga workshop yang diselenggarakan di setiap destinasi hotel.
"Antara lain pengalaman budaya lokal, kuliner khas daerah, desain kamar dengan nuansa lokal, kegiatan komunitas dan even khusus serta poin loyalitas anggota," ucapnya.
Rujak cingur contohnya, merupakan salah satu kuliner khas Surabaya yang bisa dinikmati.
Selain itu ada menu khas Jawa Timur lainnya, yang tentunya akan disuguhkan kepada pada tamu Artotel TS Suites Surabaya.
"Beberapa pilihan menu kuliner lokal, antara lain rawon buntut, rujak cingur, sate daging kelapa, soto Lamongan dan tahu campur," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, ada juga minuman khas Jawa yang menyegarkan bagi para tamu, antara lain sarsaparilla, es legen, paloma, cemoe dan rujak gobet.
"Melalui kampanye Like a Local, kami ingin memberikan tamu lebih dari sekadar tempat menginap. Kami ingin mereka merasakan kota melalui kacamata orang lokal," pugkas Yulia. (sam/nur)
Editor : Nurista Purnamasari