RADAR SURABAYA - Wisata Kya-Kya di Jalan Kembang Jepun, Surabaya, kembali dipadati pengunjung pada Jumat malam, 20 Desember 2024, setelah cuaca cerah menyelimuti kota. Keberhasilan operasi modifikasi cuaca yang dilakukan oleh BMKG, Pemprov Jatim, dan TNI berhasil menghentikan cuaca ekstrem yang telah berlangsung di Surabaya dan sekitarnya dalam dua pekan terakhir.
Menurut Syamsul, seorang karyawan di Kembang Jepun, meski pengunjung yang datang malam itu tidak seramai sebelum musim hujan, tetap ada peningkatan jumlah pengunjung.
"Pengunjung cukup banyak meski tidak seramai sebelum musim hujan," ujar Syamsul.
Malam itu, suasana semakin meriah dengan penampilan seorang seniman biola yang memainkan berbagai lagu populer, baik dari Barat maupun Indonesia. Penampilan tersebut menarik perhatian para pengunjung dan menambah semarak suasana di Kya-Kya Surabaya.
Seorang pedagang di area tersebut juga menyampaikan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, kalau nggak hujan kayak gini, jualan lumayan ramai," katanya.
Para pedagang yang sempat merasakan dampak dari hujan beberapa pekan terakhir merasa lega dengan cuaca cerah malam itu, yang membawa lebih banyak pelanggan.
Koordinator Wisata Pecinan, Michael Wijaya, menyampaikan bahwa meski Kya-Kya tetap dibuka selama musim hujan, para pedagang tetap memperhatikan situasi dan kondisi cuaca.
"Jika hujan deras, otomatis lapak-lapak pedagang tidak bisa dibuka secara normal. Konsep Kya-Kya itu kan jualan di ruangan terbuka, jadi musim hujan memang jadi masalah karena faktor alam," jelas Michael.
Meski demikian, para pedagang telah mengantisipasi keadaan ini dengan berjualan di tempat lain saat cuaca buruk.
Dengan cuaca yang kembali mendukung, Kya-Kya Surabaya, salah satu destinasi wisata malam yang terkenal di kota ini, kembali menghadirkan suasana yang hidup dan menyenangkan bagi warga dan pengunjung yang datang. (*)
Editor : Lambertus Hurek