RADAR SURABAYA — Wahana permainan anak-anak di Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya kini tampak sepi pengunjung. Sentra Wisata Kuliner (SWK) yang berada di kawasan tersebut pun telah lama mangkrak tanpa aktivitas berarti.
Seperti disaksikan Radar Surabaya, Jumat (20/12), kursi-kursi kosong berjejer rapi di bawah atap berhias ornamen warna-warni. Area ini tampak lengang, tanpa ada tanda-tanda keramaian, mencerminkan kondisi terkini Kenpark.
Erna, seorang petugas kebersihan di Kenpark, mengungkapkan bahwa sepinya pengunjung sudah dirasakan sejak pandemi COVID-19 melanda. Bahkan sebelum pandemi, menurutnya, kondisi sudah mulai lesu.
“Dulu memang ramai, terutama hari Minggu atau tanggal merah. Tapi sekarang sudah sepi sekali,” kata perempuan asal Sampang itu.
Kenjeran Park, yang dahulu menjadi destinasi wisata favorit di tepi Pantai Kenjeran, kini tidak lagi memiliki daya tarik seperti masa jayanya. Menurut Erna, tempat yang masih cukup ramai adalah Kelenteng Sanggar Agung dan Patung Buddha Empat Muka. Tempat tersebut tetap menarik pengunjung, baik untuk beribadah maupun wisata.
“Kalau kelenteng, selalu ada yang datang, entah sembahyang atau sekadar wisata. Paling ramai kalau pas tanggal 1 dan 15 menurut penanggalan Tionghoa,” tambahnya.
Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi pengelola Kenpark untuk menghidupkan kembali suasana dan daya tarik wisata yang dulu pernah dimilikinya. (*)
Editor : Lambertus Hurek