Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Keistimewaan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya, Destinasi Spiritual yang Penuh Makna

Jay Wijayanto • Selasa, 23 Juli 2024 | 18:40 WIB
Wisata religi Sunan Ampel Surabaya.
Wisata religi Sunan Ampel Surabaya.

RADAR SURABAYA - Wisata Religi Sunan Ampel di Surabaya adalah destinasi spiritual yang tak terlupakan bagi para peziarah dan wisatawan.

Terletak di Jalan Nyamplungan, Kecamatan Semampir, Surabaya, kawasan ini menawarkan pengalaman yang mendalam dan penuh makna.

Dengan sejarah yang kaya dan berbagai keistimewaan yang ditawarkan, Wisata Religi Sunan Ampel menjadi tempat ideal untuk menikmati suasana dan makna spiritual.

Wisata Religi Sunan Ampel memiliki sejarah yang kaya dan berpengaruh dalam perkembangan Islam di Indonesia.

Sunan Ampel yang memiliki nama asli Raden Muhammad Ali Rahmatullah atau Raden Rahmat, adalah putra Sunan Gresik dan keponakan Prabu Brawijaya dari Kerajaan Majapahit.

Namun Sunan Ampel lahir di Kerajaan Champa pada 1401 M (sekarang di perbatasan Kamboja dan Vietnam) karena ibunya dari sana, dan datang ke Indonesia setelah mengungsi karena situasi politik di Champa.

Setelah singgah di Palembang dan mengislamkan Adipati Arya Damar, serta berhenti di Tuban, Sunan Ampel akhirnya diberi tanah perdikan di kawasan Ampel, Surabaya, oleh Prabu Brawijaya.

Sebagai salah satu dari Wali Songo, Sunan Ampel berperan penting dalam penyebaran agama Islam di Jawa.

Dijuluki "Bapak Para Wali," ia memiliki tujuh anak, dua di antaranya, Sunan Bonang dan Sunan Drajat, juga menjadi Wali Songo.

Sunan Ampel wafat sekitar tahun 1481 dan dimakamkan di sisi barat Masjid Ampel, Surabaya.

Sunan Ampel dikenal melakukan dakwah dengan cara damai dan menghindari kekerasan.
Salah satu metode dakwahnya yang terkenal hingga kini adalah filosofi 'Moh Limo', yang melarang lima perbuatan tercela: Moh Main (tidak berjudi), Moh Ngombe (tidak mabuk), Moh Maling (tidak mencuri), Moh Madat (tidak menghisap candu), dan Moh Madon (tidak berzina).

Pasar Ampel di depan kompleks Masjid Sunan Ampel.
Pasar Ampel di depan kompleks Masjid Sunan Ampel.

Keistimewaan Wisata Religi Sunan Ampel

Wisata Religi Sunan Ampel menawarkan berbagai keistimewaan, menjadikannya destinasi spiritual yang penuh makna.

Makam Sunan Ampel menjadi tempat ziarah utama, didampingi makam-makam pengikutnya seperti Mbah Sonhaji (Mbah Bolong) dan Mbah Sholeh yang memiliki kisah menarik.

Terletak di tengah Kampung Arab, yang mayoritas penduduknya berasal dari Hadramaut.
Hal ini menciptakan nuansa Timur Tengah yang kental bagi para wisatawan yang berkunjung.

Kompleks Makam Sunan Ampel juga memiliki lima gapura yang mengelilingi Masjid Ampel, dikenal sebagai Gapuro Limo.

Setiap gapura mencerminkan lima rukun Islam: Paneksan yang berfungsi sebagai pintu masuk area makam (syahadat), Madep yang menghadap kiblat dan melambangkan shalat (shalat), Ngamal dengan adanya kotak amal di sekitar gapura ini (zakat), Poso (puasa), dan Munggah atau Lawang Agung yakni memiliki anak tangga yang melambangkan rukun Islam kelima (haji).

Makam Sunan Ampel di Surabaya selalu ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah, termasuk dari luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri, yang datang untuk mencari berkah.
Setiap hari, makam ini dikunjungi oleh banyak orang, terutama pada malam Jumat dan malam Jumat Legi, ketika jumlah pengunjung membludak.

Fasilitas Wisata Religi Sunan Ampel

Area kompleks Makam Sunan Ampel di Surabaya menawarkan berbagai fasilitas yang menjadikannya destinasi wisata religi yang nyaman dan menarik.

Salah satu fasilitas utamanya adalah Masjid Ampel, sebuah masjid besar yang dikelola dengan baik.

Masjid ini menjadi tempat favorit bagi para wisatawan Muslim untuk beribadah, membaca Alquran, atau melantunkan sholawat nabi.

Kompleks ini juga dilengkapi dengan toilet umum yang bersih dan nyaman.

Area parkir di wisata religi ini sangat luas, bahkan mampu menampung ratusan kendaraan termasuk sepeda motor, mobil, dan bus wisata.

Di sekitar area parkir dan jalan menuju kompleks Makam Sunan Ampel, terdapat deretan warung yang menjajakan berbagai kuliner dan cinderamata khas daerah setempat.

Selain itu, di area kawasan makam sendiri juga terdapat pusat oleh-oleh Wisata Ampel yang ditawarkan oleh banyak penjual mulai dari jajanan, cinderamata, pakaian dan masih banyak lagi.

Pengunjung juga dapat menemukan berbagai peninggalan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjuangan Sunan Ampel dalam menyebarkan ajaran Islam di Nusantara, khususnya di Jawa.

Beberapa peninggalan yang masih lestari hingga saat ini antara lain sumur mata air di kompleks pemakaman, Masjid Ampel yang dibangun oleh Sunan Ampel sendiri, serta lima gapura yang mencerminkan lima rukun Islam.

Pengunjung dapat datang mengunjungi wisata religi ini pada hari biasa, di luar akhir pekan dan hari libur nasional untuk menghindari keramaian.

Selain itu, penting untuk mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup. Bagi wanita, disarankan juga untuk berhijab. Fasilitas dan keunikan yang ada menjadikan wisata religi Kompleks Sunan Ampel menarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota. (cha/mag/nug/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#sunan ampel #wisata surabaya #wisata religi