RADAR SURABAYA - Tidak terasa, dua minggu lagi umat Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Suasana lebaran terasa lebih lengkap dengan bersilaturahim bersama kerabat dan para tetangga.
Akan terasa semakin lengkap lagi apabila dalam suasana bersilaturahmi bersama kerabat sambil ditemani dengan camilan-camilan khas hari raya.
Apabila Anda merupakan tipe orang yang lebih suka membuat camilan lebaran sendiri, ini adalah waktu yang tepat untuk mulai memproduksinya camilan khas lebaran dengan beragam rasa dan bentuk.
Namun jika Anda lebih suka membelinya, berikut adalah lima referensi camilan khas lebaran yang selalu ada saat Hari Raya.
1. Kue Nastar
Kue berbentuk bulat yang berisikan selai nanas ini memiliki popularitas lebih apabila dibandingkan camilan lebaran yang lain.
Identik dengan rasa nanasnya, kue nastar dimasak dengan cara dimasukkan ke oven dalam suhu 100 hingga 120 derajat Celsius.
Dari luar, kue nastar memiliki tampilan kuning keorenan yang tampak kinclong karena mentega yang dibalurkan sebelum adonan dimasukkan ke dalam oven.
Untuk membuat kue nastar terasa lumer ketika dimakan, jangan masak kue nastar hingga terlalu kering.
Mendiamkan kue nastar semalaman sebelum memasukkannya ke toples juga dapat membantu menjaga kelumerannya.
2. Kastengel
Kastengel atau Indo-Dutch Cheese Stick Cookies adalah kue kering asal Belanda yang sangat digemari oleh orang-orang dari negeri asalnya.
Apabila disandingkan dengan kue kering yang biasa diperjualbelikan ketika lebaran, kue kastengel adalah salah satu yang tergolong cukup mahal.
Hal ini karena kue kastengel disajikan dengan taburan keju di atas kue kering tersebut untuk menjaga keseimbangan aroma dan rasanya.
Selain itu, tingkat kesedapan kue yang berbentuk persegi panjang itu sangat bergantung dengan pemilihan keju serta takaran keju yang diberikan.
3. Kue Putri Salju
Selain Hari Natal dan Imlek, kue putri salju sangat popular sebagai camilan yang disajikan saat Hari Raya Idul Fitri.
Kue putri salju adalah butter cookies berbentuk bulan sabit yang dimasak dengan cara dipanggang hingga matang.
Ketika dimakan, kue putri salju terasa terasa lumer di mulut karena gula halus yang tampak seperti salju yang ditaburkan di atas kue kering tersebut.
Selain memberikan rasa manis yang lembut di mulut, gula halus yang ditaburkan juga memberikan sensasi sejuk saat digigit.
4. Kue Semprit Cokelat
Setelah sebelumnya ada kue lebaran dengan perisa nanas dan keju, kue semprit cokelat memberi selingan dengan perisa coklat yang dimilikinya.
Sesuai namanya, kue semprit cokelat menggunakan cokelat bubuk sebagai bahan utamanya.
Tidak dilakukan secara asal, adonan kue semprit cokelat dibentuk dengan cetakan khusus yang membuatnya berbentuk seperti bunga.
Biasanya, kue semprit cokelat disajikan dengan topping selai stroberi ataupun cokelat kering.
5. Rengginang
Selain kue kering, camilan seperti rengginang sering ditemukan di meja ketika Hari Raya Idul Fitri.
Rengginang adalah kerupuk yang dibuat dengan cara mengukus beras ketan sebelum akhirnya menggorengnya dengan minyak panas.
Meskipun terlihat seperti kerupuk pada umumnya, rengginang memiliki rasa yang lebih gurih dan renyah sehingga cocok untuk dijadikan camilan ketika sedang ngobrol bersama sanak saudara.
Usut punya usut, rasa gurih dan renyah pada rengginang ini berasal dari kaldu bubuk dan terasi yang menjadi salah satu bahan penyedapnya. (sha/nug)
Editor : Nofilawati Anisa