RADAR SURABAYA - Surabaya adalah kota yang tak pernah sepi dari hiruk pikuk masyarakat urban.
Kehidupan kota selama 24 jam terus menyala dengan segala aktivitas warganya.
Kebutuhan akan perut harus juga terisi, penjual makan pada malam hari juga menjamur layaknya aktivitas di pagi hari maupun siangnya.
Berbagai makanan bisa didapatkan mudah di semua sudut Surabaya.
Tentu ini menjadi surga bagi pemburu kuliner yang ingin menikmati sajian makan di kala orang terlelap tidur.
Kira-kira apa saja kuliner yang ada hingga malam hari di Surabaya?
Terutama makanan khas Surabaya yang memiliki cita rasa gurih hingga pedas.
Penasaran? Mari kita coba kuliner di Surabaya yang pasti bakalan menggoyang selera lidah kita.
Berikut kuliner yang buka pada malam hari di Kota Surabaya:
1. Sego Sambel Mak Yeye
Pasti banyak yang sudah tahu sego sambel Mak Yeye yang super ramai saat malam hari. Antreannya sangat luar biasa.
Anda harus super sabar untuk menunggu giliran, meski perut sudah keroncongan.
Baca Juga: Biaya Hidup di Surabaya Lebih Murah 400 Persen ketimbang di Amerika, Bule-Bule Makin Kerasan
Kuliner legendaris yang telah ada sejak tahun 1982 berlokasi di Jalan Jagir, Wonokromo.
Tepatnya berdekatan dengan Darmo Trade Center (DTC) dan Stasiun Wonokromo.
Tampilan warungnya pun tak seperti restaurant yang mewah dan megah.
Namun kelezatan masakan membuat kita ketagihan.
Ditambah dengan harga yang tidak membuat kantong boros alias murah.
Berkisar Rp 20 ribu satu porsi nasih sambelan dan iwak pe tau ikan pari bisa mengobati suara keroncongan pada perut Anda.
Mempunyai ciri khas ulekan tomat, cabai, terasi, bawang putih hingga bawang merah serta tak lupa garam membuat lidah kita bergoyang ketika melihat ulekan yang meliuk-liuk.
Bagi yang tak suka pedas bisa ditambahkan gula pada sambalnya.
Warung sego Mak Yeye buka mulai pukul 21.00 WIB menjelang subuh atau sekitar pukul 04,00 WIB.
Bagaimana? Apakah Anda tertarik mencoba menu di warung kaki lima legendaris Mak Yeye?
2. Nasi Babat Pegirian
Nasi babat Pegrian ada di SUrabaya utara atau berdekatan dengan wisata religi Sunan Ampel.
Tepatnya di depan Pasar Pegirian, Surabaya, nasi babat Pegirian juga tak kalah ramai diserbu pemburu kuliner pada malam hari.
Buka mulai jam 17.00 hingga 01.00 WIB warung nasi babat ini cocok bagi pemburu kuliner babat.
Menariknya babat ini disajikan bersama nasi jagung yang gurih.
Selain babat, anda bisa menambahkan lauk seperti belut goreng, cumi, tongkol, hingga peyek udang.
Harganya pun relatif murah satu porsi hanya Rp 15 ribu.
Bahkan pemilik warung nasi babat ini setiap harinya bisa memasak babat sekitar tiga kuintal.
3. Nasi Cumi Pasar Atom
Masih di kawasan Surabaya Utara, ada kuliner yang buka 24 jam, letaknya di Jalan Waspada, Pabean Cantian, Surabaya, tepatnya persis di sebelah Pasar Atom lama.
Nasi cumi mempunyai keistimewaan dengan menu andalan cumi ada juga empal, paru, usus, sapi dan peyek udang.
Warung yang sederhana ini konon yang membeli dari kalangan pejabat hingga masyarakat biasa.
Setiap porsi nasi cumi ini dihargai mulai dari Rp 39 ribu.
4. Seafood Artomoro
Bagi yang tertarik dengan seafood bisa mengunjungi tempat ini yang terletak di Jalan HR. Muhammad, Surabaya.
Menu di tempat ini menawarkan berbagai pilihan menu, mulai dari kepiting, cumi-cumi, udang, hingga kerang dengan harga terjangkau yang dimulai dari Rp 15 ribu.
Keunikan pada variasi bumbu olahan seafoodnya, seperti saus asam manis, saus tiram, hingga mentega, yang masing-masing memberikan rasa unik pada hidangan.
Jika anda tertarik mencoba seafood ini bisa merapat mulai pukul 18.00 hingga 01.00 WIB.
5. Rawon Kalkulator
Tempat makan ini sangat viral di Surabaya.
Terletak di sentra PKL Taman Bungkul, tidak hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena keunikan penjualnya yang lihai dalam menghitung harga pesanan pembeli secara cepat tanpa menggunakan kalkulator.
Buka mulai pukul 11.00 WIB hingga 03.00 WIB, rawon yang disajikan di sini juga memiliki rasa yang khas dan otentik, menjadikannya pilihan tepat bagi pecinta kuliner tradisional.
Untuk harga jangan khawatir, cukup Rp 30 ribu saja.
6. Bebek Tiga Putri
Bagi pecinta bebek bisa mencoba di Depot Bebek Tiga Putri yang terletak di Jalan Jemur Ngawinan.
Lokasinya berhadapan dengan Hotel Bess Mansion Surabaya.
Dengan mempunyai bumbu rempah yang resep turun temurun bebek ini mempuyai ukuran yang besar karena menggunakan bebek mentok atau bebek yang berwarna coklat.
Selain dagingnya yang banyak dan tekstur daging yang tidak lembek, juga kandungan kolesterol pada bebek ini juga sedikit.
Cocok bagi pecinta bebek yang takut akan kolesterol.
Selain dengan menu utama bebek, ada juga penyetan ayam dan telur.
Menariknya penyajian menu-menu tersebut pada cobek beserta dengan bumbu dan sambal.
Selain itu terdapat minuman yang menyegarkan tenggorokan seperti es cao hingga es sinom.
Buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 03.00 WIB, Depot Bebek Tiga Putri ini tidak pernah sepi pembeli.
Harganya pun juga relatif murah Rp 24 ribu.
Tempatnya yang bersih dan nyaman.
7. Belut Bu Yuli
Belut memang enak, namun mengandung kolesterol tinggi.
Ada yang berbeda ketika menikmati belut, tapi waswas kolesterol.
Bisa mencoba makan belut dicampur dengan bawang putih.
Nah, makanan belut goreng bawang putih disajikan di warung makan Spesial Belut Bu Yuli.
Buka setiap hari dari pukul 10.00 WIB- 22.00 WIB, warung makan yang terletak di Jalan Kertajaya 173A, Surabaya tak pernah sepi pembeli.
Harganya pun terjangkau, per porsi penyet belut plus nasi dipatok dengan harga Rp 31 ribu.
Keberadaan bawang putih yang disajikan dengan belut, konon sebagai penawar kolesterol.
Tak hanya itu juga meningkat daya tahan tubuh. Sambal yang disajikan juga fresh, langsung diulek.
8. Lontong Kikil Kapasari
Terletak di Jalan Kapasari, dekat lampu merah ke arah RS Adi Husada dan di depan toko sepeda sebelum Kantor Pos.
Berbeda dengan tempat makan lain dalam list ini, kedai ini memiliki konsep sederhana dengan gerobak hijau yang khas.
Untuk satu porsi Lontong Kikil di sini terdiri dari lontong, kikil jumbo, dan kuah bersantan yang ditambahkan perasan jeruk nipis dan kecap manis sesuai selera.
Harganya sangat terjangkau, hanya sekitar Rp 20 ribu per porsi.
Kedai ini juga buka setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga biasanya habis sekitar pukul 21.00 atau 22.00 WIB.
9. Tahu Telur Pak Jayen
Bagi yang suka tahu telur malam hari bisa merapat ke tahu telur pak jayen yang lokasinya di Dharmahusada Surabaya.
Tahu telur dengan kentalnya bumbu kacang serta rasanya perpaduan manis dan gurih.
Baca Juga: Resmi Bubar, Gresik United Pertahankan Beberapa Pemain
Buka pukul 17.00 hingga pukul 23.00 WIB.
Untuk harga seporsinya hanya Rp 18 ribu.
Tahu telur ini sangat legendaris dan selalu ramai dikunjungi pecinta kuliner.
10. Nasi Pecel Rawon Pucang Moro Seneng
Lokasinya yang terletak di Jalan Pucang Anom, Surabaya.
Tempat ini sering menjadi jujukan orang yang ingin mencari makan di malam hari.
Nasi pecel rawon, bayangkan jika kedua makanan ini dicampur jadi satu.
Ada campuran kuah dan bumbu pecel.
Selain itu juga bisa dipisah, pembeli bisa menikmati pecel maupun rawon.
Harganya berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu.
Buka mulai pukul 18.00 WIB hingga 03.30 WIB.
11. Soto Cak Har
Soto Cak Har terletak di Jalan Ir. Soekarno atau Surabaya Middle East Ring Road (MERR).
Baca Juga: Sales Wafer Asal Surabaya Gelapkan Uang Setoran Rp 100 Juta Perusahaan
Dengan variasi soto Lamongan yang kaya rasa menjadi favorit pecinta kuliner soto dari berbagai kota.
Tempat ini buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 02.00 WIB.
Keunikan dari Soto Cak Har terletak pada kuahnya yang gurih, disajikan dengan suwiran daging ayam, kulit, dan jeroan yang lezat.
Harga per mangkuk soto di sini berkisar Rp 18 ribu, dengan opsi tambahan seperti koya, ayam, dan ampela yang ditawarkan mulai dari harga Rp 5 ribu.
Apakah anda tertarik mencobanya dengan menu yang mengoyang lidah kala perut keroncongan di malam hari? (rmt/opi)
Editor : Nofilawati Anisa