SURABAYA-Kopitiam atau ditulis Kopi Tiam merupakan istilah yang memiliki arti kedai kopi. Iistilah tersebut berasal dari gabungan kata kopi dan tiam. Tiam memiliki arti kedai atau toko dalam bahasa Hokkian atau Hakka.
Berbeda dengan warkop atau kafe yang umumnya dikenal di Indonesia, Kopitiam memiliki desain tempat yang unik dengan campuran antara interior bergaya tradisional ala Tionghoa dengan Melayu yang membuatnya berbeda dengan kedai atau kafe pada umumnya.
Malaysia memang negara yang kali pertama mengenalkan budaya Kopitiam ini ke beberapa negara terdekat termasuk Indonesia. Kedekatan budaya warganya yang didominasi Melayu dan Tionghoa, menjadikan kemasan ala Kopitiam cepat diadopsi di sini.
Dan, Kota Surabaya kembali menghadirkan kedai kopi unik ini di sudut kota.
Menghadirkan nuansa mencecap kopi dalam suasana yang unik dan berbeda, kedai Tjap Pengkol, demikian nama kopitiam baru ini.
Kedai kopi ini dinamai sesuai dengan lokasinya di Jalan Kedung Pengkol Gang III No. 9, Kecamatan Gubeng, Surabaya.
Dikutip dari Wisata.app, kedai kopi ini memadukan warisan kopi tradisional dengan sentuhan modern. Setiap hari, Tjap Pengkol melayani pelanggan dari pukul 08.00 hingga 23.00 WIB.
Tjap Pengkol mampu menarik hati pengunjung dengan nuansa yang memadukan kekayaan budaya tradisional dan sentuhan modernitas.
Dinding putih dengan logo biru tampak mencolok dengan ornamen tradisional yang menciptakan suasana yang nyaman dan mengingatkan pada kedai kopi zaman dulu.
Layaknya kedai Kopitiam pada umumnya, tentu saja Tjap Pengkol juga menghadirkan ragam menu dari mulai nasi, bakmie dan kudapan ringan.
Bahkan, minumannya pun juga khas seperti kedai Kopitiam lain seperti Teh Tarik dan Kopi Butter yang dibandrol antara Rp16.000-18.000.
Untuk makanan berat ada nasi Ayam Hainan yang dibandrol Rp 35.000, nasi goreng Hongkong Rp 32.000 dan Caramelized Chicken Steam Rice Rp 26.000.
Untuk menu bakmi ada Mee Kari Rp 32.000, dan bakmie Ayam Panggang Rp 32.000. Ada pula bubur Pulut Hitam, bakwan goreng dan wonton goreng. (jay)
Editor : Jay Wijayanto