MINAT pengguna media sosial terhadap pembaruan foto dengan latar belakang artistik telah mendorong banyak orang untuk mengunjungi kembali museum sebagai tujuan yang populer.
Di Surabaya, terdapat 5 museum unik nan Instagenic yang menjadi favorit bagi para pengunjung, terutama untuk mengambil foto yang instagrammable.
1. Museum W.R. Soepratman
Apakah Anda mengetahui bahwa Surabaya memiliki sebuah museum yang dipersembahkan untuk W. R. Soepratman, pencipta lagu Indonesia Raya?
Terletak di area perumahan di Jalan Mangga, Tambaksari, dekat dengan makam W.R. Soepratman, museum ini berlokasi di Jalan Mangga Nomor 21, Tambaksari, Surabaya.
Museum ini buka untuk pengunjung dari hari Selasa hingga Minggu, pukul 09.00-17.00 WIB, dan tutup pada hari Senin.
Di halaman bangunan rumah tersebut, Anda dapat menemukan patung W. R. Soepratman sedang memainkan biola.
Awalnya, museum ini adalah rumah kakaknya, Rukiyem Supratijah, namun juga menjadi tempat tinggal Soepratman hingga akhir hayatnya pada tahun 1936.
Ia bersembunyi di sini dan melarikan diri dari kejaran Belanda karena menciptakan lagu kebangsaan Indonesia.
2. Museum De Javasche Bank
Meskipun bukan cabang museum Bank Indonesia di Jakarta, pada tahun 2012, bangunan De Javasche Bank diakui sebagai bangunan cagar budaya yang dimiliki oleh Bank Indonesia.
Bangunan ini terletak di Jalan Garuda Nomor 1, Krembangan Selatan, Krembangan, Surabaya, dan buka dari pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dari hari Selasa hingga Minggu, dengan penutupan pada hari Senin.
Pengunjung dapat menemukan peralatan perbankan dari zaman Belanda seperti koleksi uang, mesin pencetak uang, dan kumpulan CCTV kuno di dalamnya.
Masuk ke De Javasche Bank ini gratis, tanpa biaya masuk selain mengisi buku tamu. Selain sebagai sarana edukasi, bangunan ini juga dapat digunakan untuk keperluan komersial seperti sesi foto pre-wedding dengan izin dari Bank Indonesia Surabaya.
3. Museum 10 November
Museum ini terletak di kompleks Monumen Tugu Pahlawan yang menjadi salah satu ikon Surabaya. Bangunannya berada di Jalan Pahlawan, Alun-alun Contong, Bubutan, Surabaya, dan memiliki dua lantai.
Sebagai satu-satunya museum di Indonesia yang didedikasikan untuk mengenang peristiwa 10 November di Surabaya, tempat ini menawarkan berbagai atraksi menarik seperti patung perjuangan arek-arek Suroboyo, diorama, foto-foto dokumenter, dan rekaman pidato Bung Tomo dalam versi aslinya.
Museum ini buka Senin-Jumat dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, dan Sabtu-Minggu dari pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
4. Museum Kapal Selam
Monumen ini sebenarnya merupakan sebuah kapal selam sungguhan yang bernama KRI Pasopati, yang dibeli langsung dari Vladivostok, Uni Soviet, dan resmi dimiliki oleh Indonesia pada tahun 1962.
Pengoperasian kapal selam Pasopati berhenti pada tahun 1989. Monumen yang dikenal dengan sebutan Monkasel ini terletak di Jalan Pemuda, di antara sungai Kalimas, Surabaya, dan Plaza Surabaya.
Di dalam museum ini, pengunjung akan menemukan replika kapal selam yang lengkap dengan berbagai ruang kontrol, kemudi, periskop, kompas, torpedo, dan fasilitas lainnya.
Selain mempelajari interior kapal selam, pengunjung juga akan mendapatkan pengetahuan tentang cara kerja kapal selam, teknologi perkapalan, serta sejarah maritim Indonesia, terutama di Surabaya.
5. Museum HOS Tjokroaminoto
Museum HOS Tjokroaminoto, sebelumnya merupakan kediaman dari pahlawan nasional HOS Tjokroaminoto dan keluarganya. HOS Tjokroaminoto, seorang guru bangsa, seringkali menjadi tempat belajar dan diskusi bagi banyak tokoh terkemuka yang mengunjungi rumahnya.
Lokasi museum ini berada di Jalan Penelah Gang VII Surabaya, Kelurahan Penelah, Kecamatan Genteng.
Pada tanggal 27 November 2017, Museum HOS Tjokroaminoto diresmikan oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, sebagai salah satu destinasi wisata bersejarah.
Meskipun tidak berbeda jauh dari museum-museum lain di Surabaya, jam operasional Museum HOS Tjokroaminoto adalah setiap hari Selasa hingga Minggu, dengan penutupan pada hari Senin. Museum ini buka dari pukul 08:00 pagi hingga pukul 15.00 sore. (mg1/gus/jay)
Editor : Jay Wijayanto