Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Filosofi Getas Ketan, Jajanan Lawas Surabaya Pendamping Minum Teh

Administrator • Minggu, 12 Februari 2023 | 15:03 WIB
ADA FILOSOFINYA: Getas terbuat dari campuran ketan, tepung beras, dan parutan kelapa. (NET)
ADA FILOSOFINYA: Getas terbuat dari campuran ketan, tepung beras, dan parutan kelapa. (NET)
SURABAYA - Getas ketan, sebuah panganan lawas khas Surabaya yang masih bisa ditemui di antara jajanan pasar lainnya. Getas ini terbuat dari ketan hitam kemudian setelah jadi, diselimuti gula halus di luarnya. Gula ini membuat rasa manis dan menambah kenikmatan jajanan satu ini.

Jajanan yang terbuat dari campuran ketan, tepung beras, dan parutan kelapa ini biasa dinikmati dengan teh hangat. Pegiat Sejarah Surabaya Nur Setiawan mengungkapkan, getas ketan memang salah satu jajanan khas Surabaya. Namun, juga ada di daerah lain.

Getas memiliki dua warna, yaitu hitam dan putih, tergantung ketan yang digunakan untuk membuat jajanan ini. "Ada yang menggunakan ketan hitam atau putih," katanya.

Nur Setiawan mengatakan, getas ini biasa dinikmati saat bersantai pagi hari. Masyarakat dulu menikmati jajajanan ini dengan secangkir teh hangat.

Getas tidak hanya sekedar jajanan saja. Ada filosofi dalam jajanan ini, terutama jika melihat tekstur dan cara pembuatannya. "Getas ini berbahan ketan dan gula yang memiliki filosofi apabila ingin hidup senang maka harus ditempuh dengan usaha keras. Semua akan berbuah manis pada akhirnya," tuturnya. (gun/nur) Editor : Administrator
#Pendamping Minum Teh #Jajanan Lawas Surabaya #Filosofi Getas Ketan