RADAR SURABAYA – Lenovo memperkuat strategi bisnisnya di pasar premium Indonesia dengan meluncurkan jajaran laptop edisi FIFA World Cup 2026 yang dibekali teknologi Artificial Intelligence (AI).
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pasar AI PC sekaligus memperkuat citra sebagai merek teknologi global.
Regional Sales Manager Lenovo Indonesia, Daud, mengatakan kolaborasi dengan Piala Dunia 2026 atau FIFA World Cup 2026 menjadi bukti komitmen Lenovo dalam menghadirkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan konsumen modern.
"Melalui roadshow ini, kami ingin menunjukkan bahwa Lenovo hadir sebagai merek teknologi kelas dunia.
Kolaborasi dengan FIFA World Cup menjadi bukti komitmen kami untuk terus tampil di panggung internasional melalui inovasi teknologi," ujar Daud dalam roadshow Lenovo di Surabaya, Kamis (23/7).
Dalam kampanye Smarter AI for All, Lenovo menghadirkan rangkaian perangkat FIFA World Cup 26™ Edition untuk memperkuat penetrasi pasar premium sekaligus mendorong adopsi perangkat berbasis AI di Indonesia.
Sebagai Official Technology Partner FIFA World Cup 26™, Lenovo meluncurkan tiga perangkat edisi khusus, yakni Legion Pro 7i FIFA World Cup 26™ Edition, Yoga Slim 7i Ultra FIFA World Cup 26™ Edition, dan Legion Tab Gen 5 FIFA World Cup 26™ Edition.
Menurut Daud, kemitraan dengan FIFA melengkapi kolaborasi Lenovo pada berbagai ajang olahraga dunia, seperti Formula 1 dan MotoGP.
Strategi tersebut dinilai efektif untuk memperkuat kedekatan dengan konsumen sekaligus meningkatkan nilai merek di pasar global.
Tak hanya mengandalkan branding, Lenovo juga mencatat respons positif dari pasar Indonesia.
Antusiasme terhadap perangkat edisi FIFA World Cup 2026 disebut jauh melampaui proyeksi perusahaan, bahkan sebelum turnamen sepak bola terbesar di dunia itu digelar.
Baca Juga: KIP Kuliah Bukan Sekadar Bebas UKT, Unesa Dampingi Mahasiswa hingga Siap Berprestasi
"Awalnya kami mengira produk edisi FIFA hanya memiliki momentum sesaat. Ternyata responsnya jauh di luar perkiraan. Banyak konsumen membeli karena ingin memiliki produk edisi terbatas yang eksklusif," kata Daud.
Ia menilai fenomena tersebut menunjukkan bahwa perangkat teknologi kini tidak lagi sekadar menjadi alat produktivitas, melainkan juga telah berkembang sebagai barang koleksi yang memiliki nilai eksklusif dan emosional bagi penggunanya.
Bahkan, Lenovo menerima banyak permintaan dari konsumen agar lini perangkat edisi FIFA kembali dipasarkan di Indonesia.
Daud menjelaskan, setiap produk menyasar segmen pengguna yang berbeda. Legion Tab Gen 5 ditujukan bagi konsumen dengan anggaran di bawah Rp10 juta, sedangkan Legion Pro 7i dan Yoga Slim 7i Ultra menyasar pasar menengah hingga premium.
"Bahkan ada pelanggan yang membeli laptop edisi FIFA hanya untuk disimpan sebagai koleksi.
Mereka tidak berniat menggunakannya setiap hari karena menganggap produk ini memiliki nilai eksklusif yang tinggi," ujarnya.
Selain menawarkan desain eksklusif bertema FIFA World Cup 2026, Lenovo juga mengintegrasikan teknologi AI pada perangkat terbarunya untuk mendukung produktivitas kerja, industri kreatif, hingga kebutuhan gaming berperforma tinggi.
Menurut Daud, kemitraan dengan FIFA merupakan strategi jangka panjang Lenovo untuk memperkuat identitas sebagai
perusahaan teknologi global yang tidak hanya menghadirkan inovasi, tetapi juga memberikan pengalaman emosional melalui produk edisi terbatas.
Sementara Consumer Product Manager Lenovo Indonesia, Hendry Lim, mengatakan peluncuran lini laptop dan tablet edisi FIFA World Cup 2026 yang menyasar segmen muda, khususnya penggemar gim dan sepak bola ini akan diterima pasar di Jawa Timur.
"Kami optimistis produk-produk terbaru ini akan mendapat respons positif dari pasar, termasuk di Surabaya dan Jawa Timur," ujar Hendry. (fix)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan