Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Keren! Tim RIVAL ITS Raih Best Rookie di Australia, Andalkan Robot Canggih AEROVAL

Rahmat Sudrajat • Jumat, 3 April 2026 | 06:00 WIB
Robot rover AEROVAL dari Tim RIVAL ITS saat beroperasi di medan simulasi eksplorasi Bulan pada ajang Australian Rover Challenge (ARCh) 2026 di University of Adelaide, Australia
Robot rover AEROVAL dari Tim RIVAL ITS saat beroperasi di medan simulasi eksplorasi Bulan pada ajang Australian Rover Challenge (ARCh) 2026 di University of Adelaide, Australia

RADAR SURABAYA – Tim Robotics and Intelligent Vehicle (RIVAL) dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencetak

prestasi membanggakan di ajang internasional Australian Rover Challenge (ARCh) 2026 yang digelar di University of Adelaide, Australia.

Dalam debut perdananya secara onsite, tim RIVAL ITS sukses meraih penghargaan Best Rookie Team 2026, sekaligus menorehkan sejarah sebagai salah satu tim Indonesia yang tampil kompetitif di panggung global.

Kompetisi ini diikuti oleh 18 tim mahasiswa dari berbagai negara yang menguji kemampuan kendaraan penjelajah (rover) semi-otonom dalam simulasi misi eksplorasi bulan.

Baca Juga: 25 Mahasiswa Baru Unesa Dapat Golden Ticket SNBP 2026, Kuliah Gratis 8 Semester!

Performa Impresif di Empat Misi

Pada babak final, setiap tim diwajibkan menyelesaikan empat misi utama. Tim RIVAL ITS mencatatkan performa solid dengan rincian skor sebagai berikut:

Space Resource: 17,7 poin

Post Landing: 69,4 poin

Excavation and Construction: 54,0 poin

Mapping and Autonomous: 29,43 poin

Total nilai 251,9 poin mengantarkan tim ini finis di peringkat keenam secara keseluruhan. Bahkan, mereka sempat menjadi peraih poin tertinggi pada hari ketiga kompetisi.

AEROVAL, Robot Andalan Berteknologi Tinggi

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran robot andalan mereka, AEROVAL, yang dirancang khusus untuk menghadapi medan ekstrem layaknya permukaan bulan.

Baca Juga: Bhayangkara Presisi Tampil Perkasa, Taklukkan Samator 3-0 di Laga Pembuka Final Four Proliga 2026

AEROVAL mengusung sistem empat roda diferensial dengan suspensi rocker-bogie, sehingga mampu menjaga stabilitas di medan sulit.

 Selain itu, robot ini dilengkapi lengan mekanik serta sistem kendali berlapis yang menggabungkan mikrokontroler dan mini PC.

Untuk navigasi, AEROVAL memanfaatkan teknologi kamera dan LiDAR yang memungkinkan pergerakan presisi dalam kondisi minim intervensi manusia.

Evaluasi dan Tantangan Tim

Salah satu mekanik tim, Andreas Agung Servia Pintarta, menyebut kompetisi ini menjadi pengalaman penting untuk pengembangan teknologi ke depan.

“Berbagai kendala teknis selama lomba akan menjadi bahan evaluasi agar sistem robot dapat ditingkatkan lebih optimal,” ujarnya.

Meski berstatus sebagai tim pertama dari Indonesia yang tampil langsung di ajang ini, RIVAL ITS mampu menunjukkan kekompakan dan kemampuan improvisasi yang kuat.

Optimisme Menuju Prestasi Lebih Tinggi

Ketua Divisi Officials RIVAL ITS, Karina Maheswari, optimistis timnya dapat berkembang lebih jauh di masa depan.

“RIVAL ITS merupakan salah satu tim robotik termuda di kampus. Tantangannya besar, tetapi kami berharap bisa terus berkembang dan meraih juara utama,” katanya.

Partisipasi ini juga menjadi bukti komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin industri, inovasi, dan infrastruktur serta pendidikan berkualitas.(rmt) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#robot rover #AEROVAL #Australian Rover Challenge 2026 #its