Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Indonesia Kini Punya Sahabat-AI, Platform AI Berbasis Aplikasi yang Paling Ngerti Indonesia

Nofilawati Anisa • Minggu, 29 Maret 2026 | 09:38 WIB
BANGGA: Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan bahwa Sahabat-AI merupakan cerminan arah strategis Indonesia dalam membangun kemandirian kapabilitas AI nasional. (IST)
BANGGA: Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan bahwa Sahabat-AI merupakan cerminan arah strategis Indonesia dalam membangun kemandirian kapabilitas AI nasional. (IST)

RADAR SURABAYA – Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan Indosat Ooredoo Hutchison memperkenalkan Sahabat-AI.

Yaitu platform AI berbasis aplikasi yang menandai langkah penting Indonesia menuju ekosistem AI yang berdaulat, inklusif, dan berakar pada kebutuhan lokal. 

Baca Juga: Cuaca Jadi Penghambat Harga Cabai Rawit Merah Sulit Turun

Sebagai platform AI yang dibangun untuk Indonesia, Sahabat-AI terbuka dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja, mulai dari pelajar, kreator, pelaku usaha, hingga institusi publik. 

Lebih dari sekadar inovasi teknologi, Sahabat-AI dirancang sebagai sahabat digital bagi seluruh masyarakat Indonesia yang benar-benar memahami cara kita berbicara, hidup, dan terhubung.

Kini hadir dalam bentuk aplikasi Android dan iOS yang mudah digunakan, Sahabat-AI secara signifikan menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia. 

Baca Juga: Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru

Platform ini menghadirkan kemampuan multi-model dan multi-modal yang memungkinkan pengguna beralih secara mulus dari teks ke gambar, teks ke video, pencarian cerdas, bantuan coding, hingga analisis mendalam dalam satu antarmuka terpadu. 

Integrasi ini membuka akses yang lebih luas bagi pelajar, kreator, profesional, hingga pengguna sehari-hari untuk memanfaatkan AI secara praktis, relevan, dan semakin dekat dengan kebutuhan mereka.

Dibangun sebagai “Si Paling Indonesia”, Sahabat-AI mengakar kuat pada kekayaan bahasa lokal, budaya, dan konteks Indonesia.

Baca Juga: Perarakan Palma Warnai Awal Pekan Suci Umat Kristiani di Surabaya

Serta diperkuat oleh teknologi kelas dunia untuk menghadirkan AI yang semakin paling mengerti dan dekat dengan keseharian masyarakat di seluruh penjuru negeri.

Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital menegaskan bahwa Sahabat-AI merupakan cerminan arah strategis Indonesia dalam membangun kemandirian kapabilitas AI nasional. 

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” kata Meutya. 

Lebih dari itu, lanjut dia, Sahabat-AI adalah wujud komitmen pemerintah untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. 

“Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujarnya. 

Baca Juga: Pakar Umsura Sebut Kebijakan WFH untuk Hemat Energi, Perlu Pedoman Pembelajaran Daring yang Jelas

Menurut Meutya, platform ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. 

“Saya mendorong untuk seluruh lapisan masyarakat menggunakan Sahabat AI dan menjadi bagian dari perjalanan dari perkembangan AI dalam negeri,” ungkapnya. 

Lebih jauh, Sahabat-AI mencerminkan upaya kolektif dalam mendorong masa depan digital Indonesia. 

Baca Juga: Surabaya Jadi Pangkalan Militer, Banyak Fasilitas Pertahanan Dibangun untuk Melawan Musuh

Dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem nasional, platform ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan manfaat AI dapat diakses secara luas dan bermakna bagi seluruh masyarakat. 

Dengan menempatkan kebutuhan dan nilai-nilai lokal sebagai fondasi utama, Sahabat-AI diharapkan memperkuat posisi Indonesia dalam menjadikan AI sebagai pendorong prioritas nasional sekaligus alat pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Trafik Data saat Lebaran Melonjak Tajam, Ini Dia Kota di Jawa Timur yang Catat Lonjakan Tertinggi

Untuk memastikan penggunaan yang aman dan bertanggung jawab, Sahabat-AI dibangun dengan guardrails berlapis yang selaras dengan norma sosial, nilai budaya, serta standar etika di Indonesia. 

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memerangi konten negatif dan menjaga ruang digital nasional yang sehat. 

Mekanisme ini membantu menjaga interaksi tetap aman, melindungi pengguna, serta merawat ruang digital Indonesia, sambil tetap mendorong inovasi berkembang secara bertanggung jawab.  

Baca Juga: Perindo Jatim Dorong Gubernur Buka Program Magang Siswa saat Liburan

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha menegaskan bahwa Sahabat-AI mencerminkan tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia. 

“Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia,” tegasnya. 

Vikram melanjutkan, platform ini dibangun di atas keyakinan bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang. 

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jaga Keandalan Energi Untuk Sektor Strategis Sepanjang Arus Mudik dan Balik di Jawa Timur

“Dengan menjadikan Sahabat-AI terbuka, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan secara luas, kami menghadirkan fondasi inovasi yang dapat digunakan oleh individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di seluruh penjuru negeri,” pungkas Vikram. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#kebutuhan #indosat #pelaku usaha #meutya hafid #pelajar #AI #lokal #Ekosistem #kreator #komdigi #sahabat #platform #teknologi