Surabaya – Dari rutinitas di kota besar hingga penetrasi internet ke pelosok desa, kemajuan teknologi modern tak lepas dari kontribusi sejumlah tokoh visioner dunia. Lima di antaranya Tim Berners-Lee, James Gosling, Sundar Pichai, Elon Musk, dan Steve Jobs telah menorehkan jejak mendalam dalam sejarah teknologi global. Inovasi mereka bukan hanya melahirkan alat dan platform digital baru, tetapi juga mengubah cara manusia berkomunikasi, bekerja, belajar, hingga bermobilitas.
Tim Berners-Lee, ilmuwan asal Inggris, menjadi pencetus World Wide Web pada 1989 saat bekerja di CERN. Ia mengembangkan protokol HTTP dan bahasa HTML, dua elemen utama yang menjadi dasar seluruh aktivitas internet hingga saat ini. Berkat temuannya, dunia terkoneksi dalam satu jaringan informasi global.
James Gosling, yang dikenal sebagai “Bapak Java”, memimpin pengembangan bahasa pemrograman Java di Sun Microsystems pada awal 1990-an. Java kemudian menjadi bahasa standar dalam pengembangan aplikasi perusahaan, web, hingga perangkat mobile termasuk sistem operasi Android yang digunakan miliaran pengguna di dunia.
Sundar Pichai, CEO Google LLC sejak 2015 dan Alphabet Inc. sejak 2019, menjadi figur penting dalam evolusi layanan digital modern. Di bawah kepemimpinannya, Google memperluas pengaruhnya melalui pengembangan browser Chrome, sistem operasi Android, hingga teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini menjadi fondasi transformasi industri global.
Elon Musk, pengusaha kelahiran Afrika Selatan, mendirikan Tesla, Inc. dan SpaceX, dua perusahaan yang merevolusi industri otomotif dan antariksa. Melalui visi transisi energi bersih dan eksplorasi luar angkasa, Musk mendorong umat manusia untuk berpikir melampaui batas bumi.
Sementara itu, Steve Jobs (1955–2011), pendiri Apple Inc., menjadi pelopor revolusi produk konsumen melalui komputer personal, musik digital, dan ponsel pintar. Pendekatannya yang menekankan desain, kesederhanaan dan pengalaman pengguna mengubah arah industri teknologi modern secara permanen.
Dampak inovasi kelima tokoh ini terasa luas hingga ke Indonesia. Akses internet yang lebih mudah, kemunculan ekonomi digital, hingga tumbuhnya sektor UMKM berbasis online menjadi bukti nyata pengaruh teknologi global di tingkat lokal. Di Jawa Timur, khususnya Surabaya dan Malang, generasi muda kini semakin terinspirasi untuk mempelajari pemrograman dan mengembangkan startup berbasis teknologi.
Namun, di balik kemajuan tersebut muncul tantangan baru seperti privasi data, ketimpangan akses digital, serta dominasi korporasi global dalam ekosistem teknologi. Pertanyaan besar pun muncul, siapkah Indonesia dan Jawa Timur menghadapi era digital yang semakin kompleks ini?
Lima tokoh teknologi tersebut membuktikan bahwa inovasi, kepemimpinan visioner, dan keberanian berpikir jauh ke depan mampu mengubah wajah dunia. Kini, giliran generasi baru Indonesia untuk melanjutkan semangat itu dengan menciptakan inovasi lokal yang berdaya saing global. (dwi/fir)
Editor : M Firman Syah