Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

7 Jenis Aplikasi yang Sebaiknya Dihapus dari Ponsel Android agar Performa Optimal

Muhammad Firman Syah • Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:25 WIB
Terlalu banyak aplikasi bikin ponsel lemot.
Terlalu banyak aplikasi bikin ponsel lemot.

Surabaya – Ponsel Android kerap mengalami perlambatan dan kehabisan ruang penyimpanan akibat terlalu banyak aplikasi yang terpasang. Beberapa aplikasi tersebut justru tidak memberikan manfaat signifikan dan membebani sistem perangkat.

Dengan meninjau ulang dan menghapus aplikasi yang kurang berguna, pengguna dapat meningkatkan kecepatan perangkat, menghemat baterai, serta memperluas kapasitas penyimpanan.

Berikut tujuh jenis aplikasi yang disarankan untuk dihapus agar ponsel Android tidak menjadi lemot:

  1. Aplikasi Bloatware (Bawaan Pabrikan)
    Produsen smartphone sering menyertakan aplikasi bawaan seperti aplikasi belanja, pemutar musik, atau layanan khusus vendor yang jarang digunakan. Aplikasi ini kerap memakan ruang besar dan berjalan otomatis di latar belakang. Jika tidak dapat dihapus, pengguna dapat menonaktifkannya melalui pengaturan sistem.
  2. Aplikasi Pembersih dan Penghemat Baterai
    Aplikasi pembersih cache dan penghemat baterai kini dianggap kurang relevan karena Android versi terbaru sudah memiliki fitur manajemen daya dan penyimpanan yang canggih. Penggunaan aplikasi pihak ketiga justru bisa memperberat sistem, meningkatkan konsumsi RAM, dan menampilkan iklan mengganggu.
  3. Aplikasi Duplikat Fungsi
    Memiliki beberapa aplikasi dengan fungsi serupa seperti dua browser, dua galeri, atau dua pemutar musik membuat sistem bekerja dua kali lipat. Pengguna disarankan memilih satu aplikasi terbaik dan menghapus sisanya untuk menghemat ruang dan mempercepat kinerja perangkat.
  4. Game Berukuran Besar yang Jarang Dimainkan
    Game dengan ukuran ratusan MB hingga beberapa GB menjadi penyebab utama memori cepat habis. Jika tidak rutin dimainkan, sebaiknya hapus sementara. Pengguna dapat mengunduh ulang melalui Play Store kapan saja tanpa kehilangan progres jika tersimpan di akun.
  5. Aplikasi Lama yang Tidak Lagi Diperbarui
    Aplikasi yang sudah lama tidak menerima pembaruan berpotensi mengandung bug dan celah keamanan. Versi lama juga mungkin tidak kompatibel dengan sistem operasi Android terbaru. Menghapus aplikasi seperti ini membantu menjaga keamanan dan kestabilan perangkat.
  6. Aplikasi Media Sosial yang Jarang Digunakan
    Pengguna sering memasang berbagai platform media sosial sekaligus seperti Facebook, X (Twitter), TikTok, dan Threads, padahal tidak semuanya aktif digunakan. Aplikasi media sosial menghabiskan data, baterai, dan penyimpanan karena sinkronisasi serta notifikasi yang berjalan terus-menerus.
  7. Aplikasi Cuaca atau Widget Berlebih
    Aplikasi cuaca dan widget tambahan yang selalu memperbarui data di latar belakang dapat memperlambat sistem dan menguras baterai. Cukup gunakan satu aplikasi utama atau akses informasi cuaca melalui browser bila diperlukan.

Dengan menghapus tujuh jenis aplikasi tersebut, pengguna dapat menghemat ruang penyimpanan, mempercepat kinerja ponsel, dan memperpanjang usia perangkat tanpa perlu melakukan reset pabrik. (akr/fir)

Editor : M Firman Syah