Radar Surabaya – Perusahaan teknologi asal Inggris, ARM, resmi memperkenalkan teknologi terbaru mereka bertajuk Neural Super Sampling (NSS) melalui sebuah video pengenalan yang dirilis di kanal YouTube resmi mereka. NSS merupakan kelanjutan dari teknologi sebelumnya, Accuracy Super Resolution (ASR), yang diperkenalkan pada Juli 2024 lalu.
Teknologi NSS memiliki fungsi serupa dengan Deep Learning Super Sampling (DLSS) milik Nvidia dan FidelityFX Super Resolution (FSR) dari AMD, yang selama ini dikembangkan untuk perangkat komputer. Bedanya, NSS difokuskan untuk perangkat mobile dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) guna meningkatkan kualitas visual secara signifikan.
ARM menjelaskan bahwa NSS mampu menaikkan resolusi grafis secara real-time. Sebagai contoh, video atau game dengan resolusi asli 540p dapat ditingkatkan kualitas tampilannya hingga setara 1080p, sehingga terlihat jauh lebih tajam dan jernih di layar ponsel.
Perusahaan juga telah merilis video perbandingan visual antara grafis native 1080p dengan grafis 540p yang telah ditingkatkan menggunakan NSS, yang dapat diakses melalui kanal YouTube ARM.
Berbeda dengan metode tradisional yang mengandalkan GPU (Graphics Processing Unit), teknologi NSS menjalankan proses peningkatan resolusi secara eksklusif menggunakan chip AI terintegrasi. Chip ini bertugas menambahkan detail gambar setelah resolusi ditingkatkan, tanpa membebani GPU utama.
ARM mengklaim bahwa NSS mampu melakukan peningkatan resolusi hanya dalam waktu sekitar 4 milidetik per frame, yang berarti peningkatan kualitas visual dalam game dapat dilakukan nyaris tanpa jeda.
Untuk mendukung adopsi teknologi ini, ARM telah merilis software development kit (SDK) agar para pengembang game dapat mengintegrasikan NSS ke dalam proyek mereka. Meski demikian, hingga kini belum diumumkan game atau studio mana yang akan mengimplementasikannya terlebih dahulu.
Teknologi NSS direncanakan akan terintegrasi secara penuh dalam GPU ARM model Mali dan Immortalis, yang dijadwalkan mulai tersedia secara komersial pada tahun 2026. GPU tersebut akan dibekali dengan chip AI sebagai prasyarat untuk menjalankan fitur NSS secara optimal. (akr/mel/fir)
Editor : M Firman Syah