Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jangan Asal Tuang! Ini 5 Bahaya Isi Oli Mesin Terlalu Banyak

Lambertus Hurek • Senin, 5 Mei 2025 | 21:43 WIB
Ganti oli mesin tidak bisa sembarangan. (IST)
Ganti oli mesin tidak bisa sembarangan. (IST)

RADAR SURABAYA - Bagi pemilik kendaraan, baik motor maupun mobil, mengganti oli adalah rutinitas penting demi menjaga performa mesin tetap prima. Tapi hati-hati, menuangkan oli terlalu banyak justru bisa bikin masalah baru, lho!

Mengutip laman resmi Suzuki Indonesia, ada lima dampak buruk jika kamu nekat mengisi oli melebihi takaran yang direkomendasikan pabrikan. Yuk simak agar nggak salah langkah!

1. Kualitas Oli Jadi Menurun

Bukannya makin bagus, oli yang terlalu banyak justru bisa menurunkan kualitas pelumasan. Volume oli yang berlebih bisa bikin ruang engkol tergenang, yang akhirnya bikin mesin terasa lebih kasar dan cepat aus.

2. Gerakan Piston Jadi Terhambat

Kalau oli terlalu penuh, piston jadi kerja dua kali lipat. Akibatnya, pergerakan piston terganggu dan tenaga mesin nggak bisa keluar secara maksimal. Wah, bisa-bisa performa kendaraan malah loyo!

3. Kopling Bisa Slip

Khusus buat kamu yang pakai motor manual, oli yang kebanyakan bisa bikin kopling basah jadi slip. Ini bikin tenaga mesin nggak tersalurkan dengan baik dan lama-lama bisa bikin mesin jebol. Ngeri!

4. Rawan Bocor

Oli yang kebanyakan bisa bikin tekanan di dalam mesin meningkat. Efeknya? Kebocoran oli bisa terjadi, bahkan sampai ke poros engkol. Kalau sampai muncul asap putih dari knalpot, bisa jadi itu tanda-tanda oli bocor.

5. Pelumasan Malah Nggak Maksimal

Pompa oli dipaksa kerja lebih keras saat volume oli berlebih. Tapi justru karena itu, pelumasan ke mesin malah nggak optimal. Dalam jangka panjang, ini bisa merusak mesin dan bikin kamu tekor karena harus servis besar. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Ganti Oli mesin #bahaya oli motor palsu #bahaya oli kebanyakan #oli baru