RADAR SURABAYA - Melalui berbagai perkembangan internet yang memuat beragam informasi, seseorang dapat dengan mudah mendapatkan akses untuk menjangkaunya.
Sebagian besar orang di berbagai belahan dunia menggunakan internet untuk memperoleh informasi yang mereka butuhkan.
Setiap orang memiliki kecenderungan untuk menggunakan internet dalam membantu menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari yang dilakukan.
Browser atau peramban menjadi platform yang digunakan untuk menjelajahi berbagai hal yang ingin diketahui.
Browser yang dapat digunakan saat ini sangat bermacam-macam, seperti Google, Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge dan berbagai platform lainnya.
Pada saat mengakses website dalam browser untuk mendapatkan informasi tertentu, seringkali muncul notifikasi pemberitahuan cookie.
Pada umumnya pengakses browser diminta untuk menyetujui cookie yang ada saat mengunjungi website.
Banyak orang abai dengan fungsi dari cookie yang muncul dan cenderung langsung mengklik pilihan setuju untuk menjalankan cookie.
Ternyata hal tersebut dapat menimbulkan pengaruh negatif terhadap perangkat pribadi pengguna.
Cookie merupakan potongan kecil pada data yang akan dikirimkan dari website, untuk kemudian disimpan dalam perangkat, saat pengguna sedang mengakses website.
Cookie memiliki berbagai bentuk dengan fungsinya masing-masing yang saling terintegrasi.
Thumbprint cookie merupakan cookie yang seringkali dijumpai pengguna browser saat mengunjungi suatu website.
Cookie tersebut akan memantau aktivitas dalam website, kemudian digunakan untuk memberikan pengalaman lebih pada pengguna.
Cookie pada browser akan menyimpan berbagai informasi pengguna, seperti aktivitas penjelajahan, password akun, settingan browser atau website dan informasi pribadi lainnya.
Sehingga pengguna akan mendapatkan kemudahan dalam mengakses segala sesuatu tanpa harus menyesuaikan secara terus-menerus.
Namun dibalik kemudahan dan manfaat yang ditawarkan, terdapat sisi negatif yang dapat ditimbulkan dengan adanya cookie pada browser.
Pada beberapa kasus yang dialami oleh sebagian orang terkait penggunaan cookie saat berselancar dalam peramban, justru menimbulkan celah bagi pelaku kejahatan cyber untuk mengakses informasi orang lain secara ilegal.
Berikut ini dampak negatif yang ditimbulkan dari sisi lain cookie:
1. Cookie Mentransfer Malware atau Virus Berbahaya Pada Perangkat
Pada umumnya, cookie merupakan file teks yang tidak bersifat berbahaya bagi akun browser atau bahkan perangkat.
Namun dalam kondisi tertentu, cookie yang disalahgunakan oleh beberapa pihak dapat menyerang perangkat dari pengguna.
Cookie berfungsi sebagai penghubung untuk menyebarkan malware atau virus berbahaya pada perangkat.
Malware pada cookie dapat melemahkan suatu web kemudian masuk melalui akun pengguna.
Sehingga, normalnya cookie sendiri tidak membahayakan perangkat namun, malware yang dapat mengendalikan cookie.
2. Pelacakan Aktivitas secara Ilegal
Cookie sebagai pemantau aktivitas yang dilakukan oleh setiap pengguna browser dalam mengunjungi suatu website menjadi platform yang banyak digunakan untuk aksi kejahatan.
Cookie digunakan sebagai upaya untuk melakukan pelacakan aktivitas pengguna secara ilegal.
Hal tersebut dapat dilakukan cookie pihak ketiga yang bertugas mengaitkan pada domain pengarah.
Dalam upaya mengantisipasi adanya tindak kejahatan melalui cookie dapat dilakukan pengelolaan berkala pada cookie browser.
Hal tersebut bisa dilakukan dengan melakukan penghapusan riwayat kunjungan, pemblokiran pada riwayat situs yang mencurigakan dan dapat mengaktifkan fitur-fitur dalam cookie yang dapat menghalau pelacakan. (sal/mag/opi)
Editor : Nofilawati Anisa