Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jangan Tergiur Rayuan SPG, Ini Cara Pilih Laptop Sesuai Kebutuhan dan Budget

Jay Wijayanto • Jumat, 22 September 2023 | 16:40 WIB

 

Berbagai produk dan tipe laptop bertebaran di pasaran. Pilih yang sesuai kebutuhan dan budget. (ISTIMEWA)
Berbagai produk dan tipe laptop bertebaran di pasaran. Pilih yang sesuai kebutuhan dan budget. (ISTIMEWA)

LAPTOP adalah alat yang sangat berguna untuk mendukung pekerjaan, belajar, atau hobi pemakainya. Namun, banyaknya jenis dan merek laptop di pasaran bisa membuat kita bingung dalam memilih yang terbaik.

Apalagi kerap saat kita berkunjung ke toko gadget, kita malah terbuai dengan penjelasan sales promotion (SPG) yang tentu saja mengunggullkan laptop jualannya sendiri. Padahal belum tentu hal itu sesuai dengan kebutuhan. 

Mayoritas pembeli juga hanya memperhatikan harga laptop asal sesuai kantong langsung dibeli. Padahal jika kita bisa menyesuaikan antara kebutuhan dan harga, kita bisa mendapatkan laptop idaman.  

Berikut ini apa saja yang perlu diperhatikan saat membeli laptop? Ini beberapa tips yang bisa membantu Anda menentukan laptop yang sesuai dengan kebutuhan.

1. Tentukan Kebutuhan Prioritas

Sebelum membeli laptop, Anda harus mengetahui apa tujuan utama Anda menggunakan laptop. Apakah Anda membutuhkan laptop untuk mengetik dokumen, browsing internet, bermain game, mengedit video, atau hal lainnya?

Setiap kegiatan tersebut membutuhkan spesifikasi laptop yang berbeda-beda. Misalnya, jika Anda sering bermain game, Anda membutuhkan laptop dengan prosesor, kartu grafis, dan memori yang kuat. Jika Anda hanya menggunakan laptop untuk tugas-tugas ringan, Anda bisa memilih laptop dengan spesifikasi standar yang lebih murah.

2. Sesuaikan dengan Budget

Setelah mengetahui kebutuhan prioritas Anda, Anda harus menentukan berapa budget yang Anda siapkan untuk membeli laptop. Laptop memiliki rentang harga yang sangat bervariasi, mulai dari jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Tentu saja, semakin tinggi spesifikasi dan kualitas laptop, semakin mahal harganya. Namun, Anda tidak perlu membeli laptop yang terlalu mahal jika tidak sesuai dengan kebutuhan Anda. Carilah laptop yang memiliki spesifikasi yang cukup untuk menjalankan aktivitas Anda dengan lancar dan nyaman.

4. Perhatikan Spesifikasi Laptop

Spesifikasi laptop adalah kumpulan komponen-komponen hardware yang menentukan kinerja dan kapasitas laptop. Ada beberapa komponen utama yang perlu diperhatikan saat membeli laptop, yaitu:

• Prosesor: Prosesor adalah otak dari laptop, yang bertanggung jawab untuk menjalankan perintah-perintah dari sistem operasi dan aplikasi. Prosesor memiliki dua faktor penting, yaitu kecepatan (GHz) dan jumlah inti (core). Semakin tinggi kecepatan dan jumlah inti prosesor, semakin cepat dan kuat kinerja laptop.

• Memori (RAM): Memori adalah tempat penyimpanan sementara data dan instruksi-instruksi yang sedang diproses oleh prosesor. Semakin besar kapasitas memori, semakin banyak aplikasi atau tab browser yang bisa dibuka secara bersamaan tanpa mengalami lag atau lambat.

• Media penyimpanan (HDD/SSD): Media penyimpanan adalah tempat menyimpan data dan program secara permanen di dalam laptop. Ada dua jenis media penyimpanan utama, yaitu hard disk drive (HDD) dan solid state drive (SSD).

HDD memiliki kapasitas yang lebih besar dan harga yang lebih murah daripada SSD, tetapi memiliki kecepatan akses yang lebih lambat dan rentan rusak karena memiliki komponen mekanis.

SSD memiliki kapasitas yang lebih kecil dan harga yang lebih mahal daripada HDD, tetapi memiliki kecepatan akses yang lebih cepat dan lebih tahan lama karena tidak memiliki komponen mekanis. Mayoritas laptop yang dijual di pasaran sudah menggunakan SSD jadi kalian tidak perlu khawatir.

• Kartu grafis (GPU): Kartu grafis adalah komponen yang bertugas untuk mengolah grafik dan gambar yang ditampilkan di layar laptop. Kartu grafis ada dua jenis, yaitu terintegrasi (integrated) dan terdedikasi (dedicated). Kartu grafis terintegrasi adalah kartu grafis yang sudah terpasang di dalam prosesor, sehingga hemat daya dan ruang, tetapi memiliki kinerja yang rendah.

Kartu grafis terdedikasi adalah kartu grafis yang terpisah dari prosesor, sehingga membutuhkan daya dan ruang yang lebih besar, tetapi memiliki kinerja yang tinggi. Jika Anda sering bermain game atau mengedit video, Anda membutuhkan laptop dengan kartu grafis terdedikasi.

Untuk lebih jelasnya, silahkan menyimak penjelasan di bawah ini

• 2 hingga 4 Juta : Kebanyakan laptop di harga 2 hingga 4 juta merupakan laptopdengan spesifikasi rendah seperti Chromebook yang berbasis Chrome OS dan beberapa laptop Windows dengan spesifikasi rendah. Umumnya menggunakan prosessor Intel Pentium atau Celeron dan masih menggunakan Harddisk

• 5 hingga 7 Juta : Di rentan harga ini kita sudah bisa mendapatkan laptop dengan spesifikasi yang lebih baik seperti prosessor Intel Core i3 dan AMD Ryzen 3. RAM 4 GB dan sudah menggunakan SSD.

• 7 hingga 9 juta: Rentang harga ini didominasi oleh laptop kelas menegah dengan spesifikasi yang lumayan seperti Core i5 dan AMD Ryzen 5, serta kartu grafis diskrit seperti dari Nvidia atau AMD Radeon. Selain itu, kebanyakan laptop di kelas harga ini juga telah dilengkapi dengan layar FullHD

• 10 juta ke atas: Laptop dengan harga Rp10 juta atau lebih merujuk ke laptop premium dengan fitur-fitur unik seperti laptop konvertibel dan laptop gaming dengan spesifikasi tinggi seperti Intel Core i7 atau Core i9 dan AMD Ryzen 9.

4. Pilih Sistem Operasi

Sistem operasi adalah perangkat lunak yang mengatur kinerja dan tampilan laptop. Ada tiga sistem operasi utama yang digunakan oleh laptop, yaitu Windows, Mac OS, dan Linux.

Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Windows adalah sistem operasi yang paling populer dan fleksibel, karena bisa dijalankan di berbagai merek dan model laptop.

Windows juga memiliki banyak aplikasi dan game yang kompatibel dengan sistem operasinya. Mac OS adalah sistem operasi khusus untuk produk Apple, seperti MacBook. Mac OS memiliki tampilan yang elegan dan sederhana, serta memiliki keamanan dan stabilitas yang baik.

Namun, Mac OS hanya bisa digunakan di laptop Apple, yang biasanya memiliki harga yang lebih mahal daripada laptop Windows. Linux adalah sistem operasi yang bersifat open source dan gratis, sehingga bisa dimodifikasi sesuai dengan keinginan pengguna.

Linux juga memiliki keamanan dan performa yang baik, serta hemat daya baterai. Namun, Linux membutuhkan pengetahuan teknis yang lebih tinggi daripada Windows atau Mac OS, dan tidak semua aplikasi dan game bisa dijalankan di Linux.

5. Pilih Ukuran dan Bentuk Laptop

Ukuran dan bentuk laptop juga perlu dipertimbangkan saat membeli laptop. Ukuran laptop biasanya ditentukan oleh ukuran layarnya, yang berkisar antara 10 inci hingga 17 inci. Semakin besar ukuran layar, semakin besar pula ukuran dan berat laptop.

Jika Anda membutuhkan laptop yang mudah dibawa-bawa, Anda bisa memilih laptop dengan ukuran kecil dan ringan, seperti ultrabook atau notebook. Jika Anda membutuhkan laptop dengan layar lebar untuk menikmati konten multimedia, Anda bisa memilih laptop dengan ukuran besar dan berat, seperti gaming laptop atau workstation.

Bentuk laptop juga ada beberapa variasi, seperti clamshell (menutup seperti kerang), convertible (bisa diubah menjadi tablet), atau detachable (bisa dilepas keyboardnya).

6. Cek Kualitas Layar, Keyboard, dan Touchpad

Kualitas layar, keyboard, dan touchpad adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kenyamanan penggunaan laptop. Kualitas layar bisa dilihat dari resolusi, sudut pandang, warna, kecerahan, dan jenis panelnya. Resolusi layar menunjukkan jumlah piksel yang ada di layar, semakin tinggi resolusi, semakin tajam dan detail gambar yang ditampilkan.

Sudut pandang layar menunjukkan seberapa jauh Anda bisa melihat gambar di layar dari sisi-sisi berbeda tanpa mengalami perubahan warna atau kontras. Warna layar menunjukkan seberapa akurat dan hidup warna-warna yang ditampilkan di layar.

Kecerahan layar menunjukkan seberapa terang gambar yang ditampilkan di layar, semakin tinggi kecerahan, semakin mudah melihat gambar di tempat yang terang. Jenis panel layar ada beberapa macam, seperti TN (twisted nematic), IPS (in-plane switching), VA (vertical alignment), OLED (organic light-emitting diode), dll. Masing-masing jenis panel memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri dalam hal sudut pandang, warna, kecerahan, kontras, waktu respon, dll.

Kualitas keyboard bisa dilihat dari ukuran, jarak antar tombol, kedalaman tekanan, pencahayaan latar belakang (backlit), dll. Ukuran keyboard menunjukkan seberapa besar keyboard yang ada di laptop, semakin besar ukuran keyboard, semakin lengkap tombol-tombolnya. Jarak antar tombol menunjukkan seberapa lebar celah antara tombol-tombol keyboard, semakin lebar jaraknya, semakin nyaman mengetik tanpa salah pencet.

Kedalaman tekanan menunjukkan seberapa dalam tombol keyboard harus ditekan agar terdeteksi oleh sistem operasi, semakin dangkal kedalamannya, semakin cepat dan ringan mengetiknya. Pencahayaan latar belakang adalah fitur tambahan yang membuat keyboard bisa menyala di tempat gelap.

Kualitas touchpad bisa dilihat dari ukuran, permukaan, sensitivitas, gestur multi sentuh (multi touch gesture), dll. Ukuran touchpad menunjukkan seberapa besar touchpad yang ada di laptop, semakin besar ukuran touchpad, semakin luas gerakan jari yang bisa dilakukan.

Permukaan touchpad menunjukkan seberapa halus dan licin permukaan touchpad, semakin halus dan licin permukaannya, semakin mudah menggeser jari di atasnya. Sensitivitas touchpad menunjukkan seberapa responsif touchpad terhadap sentuhan jari, semakin tinggi sensitivitasnya, semakin akurat kursor bergerak sesuai dengan gerakan jari.

Gestur multi sentuh adalah fitur tambahan yang memungkinkan pengguna melakukan beberapa aksi dengan menggunakan lebih dari satu jari di touchpad, seperti memperbesar atau memperkecil gambar, menggulir halaman, dll.

7. Cek Daya Tahan Baterai

Daya tahan baterai adalah salah satu faktor penting yang menentukan seberapa lama laptop bisa digunakan tanpa harus diisi ulang. Daya tahan baterai dipengaruhi oleh kapasitas baterai (mAh), konsumsi daya laptop (W), dan pengaturan daya laptop (power plan).

Semakin besar kapasitas baterai, semakin lama daya baterai bertahan. Semakin rendah konsumsi daya laptop, semakin hemat daya baterai. Semakin optimal pengaturan daya laptop, semakin efisien daya baterai digunakan.

Biasanya, produsen laptop memberikan estimasi daya tahan baterai berdasarkan skenario penggunaan tertentu, seperti web browsing, video streaming, atau gaming. Namun, estimasi tersebut bisa berbeda dengan kondisi nyata, tergantung pada faktor-faktor lain seperti suhu ruangan, kecerahan layar, volume suara, dll.

Oleh karena itu, Anda bisa mencari review dari pengguna lain atau media online yang sudah mencoba laptop yang Anda minati untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang daya tahan baterainya.

8. Cek Garansi dan Layanan Purna Jual

Garansi dan layanan purna jual adalah hal-hal yang perlu dipertimbangkan saat membeli laptop untuk mengantisipasi jika terjadi kerusakan atau masalah pada laptop. Garansi adalah jaminan dari produsen atau penjual bahwa mereka akan memperbaiki atau mengganti laptop yang rusak dalam kurun waktu tertentu tanpa biaya tambahan.

Layanan purna jual adalah fasilitas yang disediakan oleh produsen atau penjual untuk membantu pengguna dalam hal perbaikan, pemeliharaan, atau konsultasi terkait laptop. Anda harus memeriksa berapa lama masa garansi yang diberikan untuk laptop yang Anda beli, apa saja yang termasuk dalam cakupan garansi, dan di mana Anda bisa mengklaim garansi jika terjadi kerusakan.

Anda juga harus memeriksa apakah produsen atau penjual memiliki pusat layanan resmi di daerah Anda, bagaimana cara menghubungi mereka, dan berapa biaya yang dikenakan jika Anda membutuhkan layanan purna jual.

Demikianlah beberapa tips yang bisa Anda gunakan untuk memilih laptop sesuai dengan kebutuhan Anda. (mg3/jay)

Editor : Jay Wijayanto
#kebutuhan #spesifikasi #laptop #budget #spg