SURABAYA - Surabaya nampaknya tetap menjadi jujuka para pemodal atau investor.
Perkembangan kota yang pesat, pembangunan infrastruktur, serta besarnya pasar menjadi beberapa alasan mereka berekspansi atau membuka usaha di Surabaya.
Dari 31 kecamatan yang ada di Surabaya, sedikitnya ada lima kawasan kecamatan yang jadi lokasi paling diminati para pemilik modal untuk berinvestasi di Surabaya.
Taufiq Ervantri, Ketua Tim Kerja Pengembangan Potensi dan Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Surabaya mengungkapkan lima kawasan yang paling banyak diminati itu tersebar di lima penjuru Kota Surabaya.
Penyumbang terbanyak ada di kawasan Surabaya Utara yakni Pabean Cantikan.
Area tersebut menurut dia memang cukup banyak diminati pengusaha. Semua jenis usaha ada di sana.
Mulai dari sektor perdagangan, hotel, dan restoran semua ada di sekitar area itu.
"Total ada 82 jenis usaha selama triwulan pertama yang hadir di sana. Nilai investasinya mencapai angka Rp 1,012 triliun," kata dia.
Kecamatan berikutnya adalah wilayah Tenggilis Mejoyo.
Dia mengaku kalau di area tersebut ada 83 proyek usaha yang tumbuh dalam tiga bulan pertama awal tahun ini. Nilainya mencapai angka Rp 823 juta.
"Diikuti dengan kecamatan Asemrowo dengan nilai investasi Rp 512 juta dan kecamatan Bubutan dengan nilai Rp 414 juta," ucapnya.
Kecamatan terakhir adalah wilayah Rungkut. Nilai investasi yang ada di kecamatan ini mencapai angka Rp 327 juta.
Pengusaha paling tinggi nilai investasinya di kecamatan ini menurut dia bergerak di bidang usaha jasa perorangan. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari