Bioskop Drive In Theatre Hiburan Elite di Surabaya Era 1980-an

Lambertus Hurek • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 18:14 WIB
Drive In Theatre di dekat Kolam Renang Taman Tirta Surabaya. Lokasi ini sekarang jadi Hotel Shangri-La Surabaya. (IST)
Drive In Theatre di dekat Kolam Renang Taman Tirta Surabaya. Lokasi ini sekarang jadi Hotel Shangri-La Surabaya. (IST)

 

 

RADAR SURABAYA - Jauh sebelum pusat hiburan modern menjamur, warga Surabaya pernah mengenal konsep hiburan yang bergengsi. Salah satunya Drive In Theatre, bioskop yang memungkinkan penonton menikmati film dari dalam mobil.

Drive In Theatre berada di kawasan yang kini menjadi Hotel Shangri-La Surabaya. Pada era 1980-an, kawasan tersebut menjadi salah satu pusat hiburan yang cukup populer. Bukan hanya bioskop, berbagai fasilitas hiburan tersedia dalam satu kawasan sehingga pengunjung bisa menghabiskan waktu tanpa harus berpindah tempat.

Baca Juga: Pengusaha Khawatir RUU Ketenagakerjaan Ganggu Pertumbuhan Ekonomi

Di sekitar Drive In Theatre terdapat Kolam Renang Taman Tirta yang juga menjadi salah satu tempat rekreasi favorit warga Surabaya. Kolam renang tersebut luas dan ramai dikunjungi, terutama pada akhir pekan.

Tak jauh dari lokasi, terdapat Sasana Tinju Taman Tirta, Diskotik Walet, serta restoran cepat saji KFC. Kawasan itu juga berdekatan dengan kompleks pertokoan Darmo Park, Sinar Supermarket, hingga sejumlah fasilitas hiburan lainnya.

Konsep tersebut membuat kawasan Taman Tirta dan Drive In Theatre layaknya tempat hiburan terpadu pada masanya. Setelah berenang, pengunjung bisa makan, berbelanja, atau menikmati film dari dalam mobil. Bagi masyarakat Surabaya kala itu, pengalaman tersebut tentu menjadi hiburan yang istimewa.

Sejumlah kenangan tentang Drive In Theatre masih tersimpan dalam cerita warga. Ada yang mengaku pernah menonton film dari dalam mobil. Ada pula yang memilih mencari tempat lain untuk mendapatkan sudut pandang lebih jelas.

Baca Juga: Gencar Kembangkan Kampung Pancasila, Pemkot Surabaya Raih Penghargaan Nasional

Joko Saputra, misalnya, mengenang masa ketika dirinya kerap melihat film di Drive In Theatre sekitar 1980 hingga 1983. Ia bahkan pernah naik ke atas seng karena ingin melihat layar. Namun, aksinya ketahuan petugas dan ia diminta turun.

Kawasan itu juga menyimpan cerita dari dunia perfilman. Salah satu film yang dibintangi Rhoma Irama disebut pernah mengambil lokasi di area tersebut. Kenangan lain datang dari warga yang selepas berenang di Taman Tirta membeli makanan di sekitar kawasan sembari ikut menikmati suasana Drive In Theatre.

Memasuki awal 1990-an, masa kejayaan kawasan hiburan tersebut berakhir. Kompleks Kolam Renang Taman Tirta dan fasilitas hiburan di sekitarnya ditutup karena lahannya akan dikembangkan menjadi hotel mewah. (*)

Editor : Lambertus Hurek
bioskop surabaya drive ini theatre kolam renang taman tirta hotel shangrila