Penerbangan Internasional di Bandara Juanda Surabaya Mulai 1987, Harus Transit Dulu di Jakarta

Lambertus Hurek • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:06 WIB

 Kondisi Bandara Juanda Surabaya pada tahun 1980-an. (IST)

Kondisi Bandara Juanda Surabaya pada tahun 1980-an. (IST)

 

RADAR SURABAYA - Bandara Juanda Surabaya mulai melayani penerbangan internasional pada akhir 1987. Mengutip Jawa Pos edisi 28 Januari 1988, penerbangan internasional dari Bandara Juanda mulai dibuka pada 12 Desember 1987 oleh Garuda Indonesia dengan tujuan Singapura dan Hongkong.

Namun, penerbangan tersebut belum merupakan penerbangan langsung. Penumpang masih harus transit di Jakarta karena Bandara Juanda ketika itu belum memiliki penerbangan internasional langsung.

Baca Juga: Kejar Bandar, Pengedar Sabu Asal Bendul Merisi Surabaya Ngaku Untung Rp 100 Ribu

Untuk penumpang tujuan Singapura, misalnya, perjalanan dimulai dari Juanda sekitar pukul 06.00. Pesawat Garuda masih mengangkut penumpang domestik menuju Jakarta. Bedanya, penumpang yang melanjutkan perjalanan ke luar negeri telah menyelesaikan pemeriksaan dokumen, bea cukai dan keimigrasian di Juanda.

Setibanya di Jakarta, mereka tidak perlu lagi menjalani proses pemeriksaan internasional dari awal. Penumpang cukup berganti pesawat Garuda yang melayani penerbangan menuju Singapura.

Sistem tersebut merupakan kemajuan dibandingkan sebelumnya. Sebelum Juanda mampu menangani proses keimigrasian untuk keberangkatan internasional, calon penumpang dari Surabaya bahkan harus bermalam terlebih dahulu di Jakarta sebelum melanjutkan penerbangan ke luar negeri.

Meski masih harus melalui Jakarta, pembukaan layanan tersebut menjadi tonggak penting. Untuk pertama kalinya, proses keberangkatan internasional dapat dilakukan di Juanda sehingga perjalanan penumpang dari Surabaya menjadi lebih sederhana.

 Baca Juga: Polda Jatim Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan Aktivitas Anak,  Antisipasi Ajakan Kegiatan Anarki

Pada awal 1988, jumlahnya pun masih sangat kecil. Rata-rata penumpang tujuan luar negeri dari Juanda yang menggunakan pola penerbangan melalui Jakarta hanya sekitar 20 orang.

Bandingkan dengan kondisi sekarang. Juanda telah berubah menjadi salah satu pintu utama penerbangan internasional di Indonesia. Pada 2025, bandara ini melayani sekitar 2,4 juta penumpang internasional sepanjang tahun atau rata-rata sekitar 6.600 penumpang internasional per hari. (*) 

Editor : Lambertus Hurek
penerbangan internasional sejarah bandara juanda garuda indonesia bandara juanda