Bioskop Bayu di Keputran Jadi Jujukan Penggemar Film India di Surabaya

Lambertus Hurek • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:02 WIB
Bekas lokasi Bioskop Bayu di Keputran Surabaya kini jadi gedung pencakar langit. (LAMBERTUS HUREK/RADAR SURABAYA)
Bekas lokasi Bioskop Bayu di Keputran Surabaya kini jadi gedung pencakar langit. (LAMBERTUS HUREK/RADAR SURABAYA)

 

 

RADAR SURABAYA - Bagi warga Surabaya yang tumbuh pada era kejayaan bioskop, nama Bioskop Bayu di kawasan Keputran tentu menyimpan kenangan tersendiri. Gedung bioskop itu pernah menjadi jujukan penggemar film India.

Bioskop Bayu atau Bayu Theatre dikenal sebagai salah satu gedung bioskop lawas di kawasan pusat Kota Surabaya. Lokasinya sangat strategis, berada di sekitar kawasan Keputran, dekat Pasar Keputran dan kawasan Tunjungan. Posisi tersebut membuat Bayu Theatre mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota.

Baca Juga: Koran Soeara Asia Terbitan Surabaya Pertama Kali Menyebarkan Berita Proklamasi

Pada masanya, Bioskop Bayu bahkan identik dengan film-film India. Penggemar film Bollywood hampir selalu menjadikan Bayu sebagai jujukan untuk menikmati film-film dari Negeri Bollywood. Meski terkenal dengan film India, Bayu juga memutar beragam film lainnya.

Kenangan tentang Bioskop Bayu tidak hanya melekat pada penonton, tetapi juga pada aktivitas transportasi kota. Dahulu, ketika bus kota melintas di kawasan tersebut, kondektur atau sopir kerap meneriakkan, “Bayu, Bayu!” sebagai penanda halte di depan bioskop. Nama Bayu pun menjadi penanda kawasan yang begitu akrab bagi warga Surabaya.

Di sisi samping gedung bioskop, terdapat lapangan cukup luas yang pada masa itu kerap digunakan warga untuk bermain bola voli. Kawasan tersebut menjadi bagian dari ruang sosial masyarakat sekitar.

Bioskop Bayu juga menjadi salah satu bagian dari jejak panjang perkembangan bioskop di kawasan Keputran. Di sekitarnya pernah berdiri sejumlah bioskop lain, seperti Ultra di kawasan Urip Sumoharjo, Darmo di Pandegiling Barat, Dana di Pandegiling Timur, serta Purnama yang menghadap Pasar Keputran lama.

Baca Juga: Beban Kerja Terlalu Berat, Banyak Nakes Tertekan dan Kehilangan Empati

Menariknya, dari sejumlah bioskop tersebut, bangunan Bioskop Bayu menjadi salah satu yang telah hilang dan berganti fungsi. Sementara beberapa bangunan bioskop lainnya masih dapat ditemui hingga kini, meski fungsi dan wajah kawasannya telah berubah.

Bagi generasi yang pernah merasakan suasana menonton film di Bayu Theatre, kawasan Keputran bukan sekadar pusat perdagangan. Di sana tersimpan cerita tentang bus kota, pasar, lapangan voli, dan riuh penonton yang menunggu film India diputar.

Kini, gedungnya memang tinggal kenangan. Namun, nama Bioskop Bayu tetap hidup dalam ingatan warga sebagai salah satu kepingan sejarah hiburan dan kehidupan Kota Surabaya. (*) 

Editor : Lambertus Hurek
film india bioskop ultra bioskop bayu pasar keputran bollywood