RADAR SURABAYA - Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dibacakan oleh Ir Soekarno didampingi Muhammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur 56 Jakarta pada 17 Agustus 1945. Saat itu masyarakat di daerah-daerah belum tahu karena terbatasnya media komunikasi yang ada pada saat itu.
Penyampaian dari mulut ke mulut tentu saja tidak efektif. Sebab, berita sangat penting tersebut membutuhkan data otentik untuk meyakinkan seseorang bahwa berita yang dibawa adalah benar. Nah, media komunikasi satu-satunya yang efektif pada saat itu hanyalah surat kabar.
Baca Juga: Meraba Dikira Guling, Ayah Tiri di Surabaya Tiduri Anak hingga Hamil Lima Bulan
Pada saat itu surat kabar bukan hanya dianggap sebagai media informasi saja, tapi juga digunakan pemerintahan pendudukan Jepang sebagai media pengumuman pemerintah untuk disampaikan kepada masyarakat.
Koran Soeara Asia yang terbit di Surabaya pertama mengabarkan Proklamasi Kemerdekaan RI tersebut. Meski Proklamasi RI dibacakan di Jakarta pada 17 Agustus 1945, koran Soeara Asia baru menerbitkannya pada 20 Agustus 1945.
Pemuatan berita itu bersamaan dengan berita keputusan PPKI tentang penetapan Presiden dan Wakil, Pembukaan UUD 1945, dan pembagian wilayah provinsi Republik Indonesia. Soeara Asia beralamat di Jalan Alun-Alun Nomor 30 Surabaya. Saat ini Jalan Pahlawan Surabaya.
Baca Juga: Meraba Dikira Guling, Ayah Tiri di Surabaya Tiduri Anak hingga Hamil Lima Bulan
Kantor Soeara Asia itu sebelumnya kantor koran berbahasa Belanda bernama Soerabaiasch Handelsblad (1865-1942). Aslinya gedung itu toko bernama De Prottel. Kemudian redaksi koran De Zweeb juga menempati bangunan ini. (*)
Editor : Lambertus Hurek