Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Asal Usul Kata Rupiah, Mata Uang yang Menjadi Simbol Kedaulatan Indonesia

M Firman Syah • Jumat, 5 Juni 2026 | 10:43 WIB
Kantong sering megang Rupiah, tapi sudah tahu belum dari mana asal namanya? Foto: Pinterest.
Kantong sering megang Rupiah, tapi sudah tahu belum dari mana asal namanya? Foto: Pinterest.

RADAR SURABAYA – Rupiah telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Setiap hari, nama mata uang ini digunakan dalam berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari transaksi sederhana hingga perdagangan bernilai besar. Namun, tidak banyak yang mengetahui asal-usul kata "rupiah" yang kini menjadi identitas ekonomi bangsa Indonesia.

Secara historis, kata rupiah berasal dari bahasa Sanskerta, yakni rupyakam yang berarti "perak yang ditempa" atau "perak murni". Pada masa lampau, istilah tersebut merujuk pada logam perak yang banyak digunakan sebagai bahan utama pembuatan alat tukar di sejumlah wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara.

Baca Juga: Terlemah Sepanjang Negara Berdiri, Kamis Pagi Kurs Rupiah Ambrol Rp 18.015

Pengaruh bahasa Sanskerta masuk ke Nusantara melalui jalur perdagangan dan penyebaran agama Hindu-Buddha yang berkembang selama berabad-abad. Seiring perjalanan waktu, kata rupyakam mengalami perubahan pelafalan di berbagai wilayah.

Di India, istilah tersebut berkembang menjadi rupee, yang hingga kini masih digunakan sebagai nama mata uang di beberapa negara Asia Selatan. Ketika pengaruh budaya dan perdagangan menyebar ke Nusantara, masyarakat lokal kemudian mengadaptasi penyebutan tersebut menjadi "rupiah" yang dikenal saat ini.

Baca Juga: Pelemahan Rupiah Bikin Pengusaha Waswas, Kadin Jatim Ungkap Ancaman Besarnya

Sebelum memiliki mata uang sendiri, masyarakat di Nusantara menggunakan berbagai alat pembayaran yang berbeda-beda. Mulai dari koin kerajaan lokal, mata uang kolonial Hindia Belanda berupa gulden, hingga uang yang beredar pada masa pendudukan Jepang.

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pemerintah memandang perlu menghadirkan mata uang nasional sebagai simbol kedaulatan negara yang baru berdiri. Langkah tersebut diwujudkan melalui penerbitan Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) pada 30 Oktober 1946.

Baca Juga: Rupiah Melemah, DPRD Surabaya Ingatkan Warga Rem Gaya Hidup Konsumtif Jelang Idul Adha

ORI kemudian menjadi tonggak penting lahirnya sistem moneter nasional yang berkembang hingga menjadi rupiah seperti yang digunakan saat ini. Kehadiran mata uang nasional tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga menjadi simbol kemerdekaan dan kemandirian ekonomi Indonesia.

Melalui perjalanan panjang dari bahasa kuno hingga menjadi mata uang resmi negara, rupiah kini memiliki makna lebih dari sekadar alat pembayaran. Rupiah menjadi simbol identitas dan kedaulatan ekonomi yang mempersatukan aktivitas perdagangan masyarakat Indonesia dari Sabang hingga Merauke. (nor/fir)

 
Editor : M Firman Syah
#mata uang indonesia #ori #Ekonomi Indonesia #sejarah indonesia #rupiah