Indonesia – Langit malam pada akhir Mei 2026 diprediksi menghadirkan fenomena astronomi langka, yakni Blue Moon. Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada 31 Mei 2026 dan menjadi momen menarik bagi pecinta astronomi maupun masyarakat yang gemar menikmati panorama langit malam.
Meski disebut “Bulan Biru”, fenomena ini tidak membuat warna bulan berubah menjadi biru. Dalam dunia astronomi, Blue Moon merupakan istilah untuk menyebut bulan purnama kedua yang muncul dalam satu bulan kalender.
Baca Juga: Fenomena Pink Moon 1–2 April, Bisa Diamati Tanpa Alat
Pada Mei 2026, purnama pertama terjadi pada 1 Mei dan dikenal sebagai Flower Moon. Sementara purnama kedua yang muncul pada 31 Mei disebut sebagai Blue Moon. Kondisi ini dapat terjadi karena siklus fase bulan berlangsung sekitar 29,5 hari, sehingga dalam situasi tertentu memungkinkan muncul dua kali purnama dalam satu bulan yang sama.
Fenomena Blue Moon tergolong cukup jarang karena umumnya satu bulan kalender hanya memiliki satu fase bulan purnama. Peristiwa ini biasanya muncul setiap dua hingga tiga tahun sekali. Peneliti Lapan Lima, Andi, menyebut Blue Moon sebelumnya pernah terjadi pada 1999 dan 2018.
Baca Juga: Menikmati Keindahan Cold Moon, Purnama Terakhir Tahun Ini di Langit Surabaya dan Sidoarjo
Menariknya, Blue Moon pada Mei 2026 juga bertepatan dengan fenomena Micromoon, yaitu kondisi ketika bulan berada di titik terjauh dari Bumi dalam orbitnya. Akibatnya, ukuran bulan akan terlihat sedikit lebih kecil dibanding purnama biasanya. Meski tampak lebih kecil, cahaya bulan diperkirakan tetap terang dan indah saat menghiasi langit malam. Fenomena ini pun diprediksi tetap menjadi daya tarik bagi para pengamat langit.
Blue Moon dapat disaksikan dari berbagai wilayah di Indonesia selama cuaca cerah dan langit bebas awan tebal. Waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini adalah ketika bulan mulai terbit di ufuk timur setelah matahari terbenam. Pada momen tersebut, bulan biasanya tampak lebih besar secara visual akibat efek ilusi optik atmosfer, sehingga menambah pesona fenomena langka ini. (shf/fir)