RADAR SURABAYA - Cetbang merupakan salah satu senjata api yang digunakan oleh militer Nusantara, tepatnya pada masa kerajaan Majapahit.
Keberadaan cetbang sempat dikoleksi oleh orang Belanda Tuan A Paets di rumahnya kawasan Sawahan, Surabaya pada tahun 1909.
Pegiat sejarah Surabaya Nur Setiawan mengatakan, cetbang berbentuk seperti meriam berukuran kecil dan menggunakan material logam keras.
Sementara untuk bahan ledaknya menggunakan bubuk mesiu, yang pada masa itu telah ditemukan menjadi bagian dari logistik persenjataan pasukan militer di masa-masa tersebut.
"Di Surabaya era tempo dulu konon juga ditemukan cetbang, ini merujuk pada Surabaya yang pada masa klasik merupakan wilayah bawahan Majapahit," ujarnya kepada Radar Surabaya.
Ia menambahkan, pada masa tersebut setiap wilayah maupun daerah yang bernaung dalam negara persatuan Majapahit mendapat perlindungan militer.
Tentunya di tempat itu juga dilengkapi dengan persenjataan militer.
"Salah satunya cetbang yang pada awal abad 20 menjadi koleksi pajangan Tuan Paets (di rumah Sawahan). Cetbang tersebut dipakai oleh pasukan Majapahit di seantero wilayah naungan kekuasaannya. Maka dari itu cetbang sempat ditemukan di beberapa tempat, bahkan di Australia," sebutnya.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Kembali Berlatih Usai Lebaran, Fokus Pulihkan Fisik Jelang Lawan Persita
Dia menambahkan, untuk saat ini keberadaan senjata cetbang sudah tidak ada. Koleksinya di Surabaya pun sudah tak bisa ditemukan. (rus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa