Radar Surabaya - Ribuan jamaah memadati Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) pada malam 21 Ramadan. Mereka datang sejak pukul 00.00 WIB untuk mengikuti ibadah sholat malam dan kajian yang telah dijadwalkan oleh Takmir Masjid pada sepuluh malam terakhir Ramadan 1447 H.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program “Healing Ramadhan”untuk mengajak umat Islam memaksimalkan ibadah di malam-malam penuh keutamaan.
Berdasarkan jadwal yang dirilis pengelola Masjid Al Akbar Surabaya, pelaksanaan Qiyamul Lail dimulai pada 11 hingga 20 Maret 2026 atau bertepatan dengan malam ke-21 hingga malam ke-30 Ramadan.
Sejumlah ulama dijadwalkan menjadi imam dalam rangkaian ibadah tersebut, di antaranya KH Abdul Hamid Abdullah, SH., M.Si serta Ustadz H. Ahmad Muzakky Al Hafidz. Kedua tokoh tersebut akan bergantian memimpin jamaah dalam pelaksanaan sholat malam selama program berlangsung.
Rundown kegiatan dimulai pukul 01.00 hingga 01.30 dengan tausiyah, dzikir, dan muhasabah. Selanjutnya pukul 01.30 hingga 03.00 dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat malam yang terdiri dari sholat tahajud empat rakaat dua salam, sholat tasbih empat rakaat dua salam, serta sholat hajat dua rakaat satu salam.
Pengurus Masjid Al Akbar Surabaya mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum sepuluh malam terakhir Ramadan untuk meningkatkan ibadah, mengingat pada malam-malam tersebut terdapat kemungkinan turunnya Lailatul Qadar yang memiliki keutamaan lebih baik dari seribu bulan.
Selain kegiatan ibadah, pengelola juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi melalui program infaq sahur yang disalurkan melalui rekening Bank Jatim Syariah Masjid Al Akbar Surabaya.
Editor : M Firman Syah