Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Zikir Petang Menjelang Buka Puasa, Amalan Mustajab di Bulan Ramadan yang Dianjurkan Rasulullah

Muhammad Firman Syah • Senin, 9 Maret 2026 | 17:53 WIB

Khusyuk : Seorang muslim berzikir dan berdoa di dalam masjid menjelang waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan.
Khusyuk : Seorang muslim berzikir dan berdoa di dalam masjid menjelang waktu berbuka puasa pada bulan Ramadan.

RADAR SURABAYA - Menjelang waktu berbuka puasa menjadi momen yang sangat dinantikan umat Islam di bulan Ramadan. Selain menjadi tanda berakhirnya waktu menahan lapar dan dahaga, detik-detik sebelum azan magrib juga dikenal sebagai waktu yang mustajab untuk berdoa dan memperbanyak zikir.

Pada waktu ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir petang. Amalan ini tidak hanya menenangkan hati setelah seharian berpuasa, tetapi juga menjadi sarana untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa orang yang sedang berpuasa memiliki doa yang tidak tertolak, terutama saat menjelang berbuka. Rasulullah SAW bersabda:

"Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi." (HR Tirmidzi).

Hadits tersebut menunjukkan bahwa waktu menjelang berbuka merupakan kesempatan emas untuk memperbanyak doa dan zikir kepada Allah SWT.

Allah SWT secara khusus memerintahkan hamba-Nya untuk banyak berzikir pada waktu pagi dan petang. Perintah ini tertuang dalam Al-Qur'an Surah Al-Ahzab ayat 41–42:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا
Artinya:
"Wahai orang-orang yang beriman, berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang."

Ayat ini menjadi dasar kuat bahwa zikir pagi dan petang merupakan amalan yang sangat dianjurkan setiap hari, termasuk di bulan Ramadan.

Keutamaan zikir petang semakin terasa ketika diamalkan menjelang waktu berbuka puasa. Pada saat itu, seorang Muslim tidak hanya menunggu azan magrib, tetapi juga mengisi waktunya dengan ibadah yang bernilai pahala besar.

Beberapa bacaan zikir petang yang dianjurkan untuk diamalkan.

1. Membaca Ayat Kursi
Salah satu zikir yang dianjurkan adalah membaca Ayat Kursi (QS Al-Baqarah: 255). Ayat ini dikenal memiliki keutamaan besar, di antaranya sebagai perlindungan dari gangguan setan serta penjaga diri hingga waktu berikutnya.

2. Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
Ketiga surah ini dianjurkan dibaca masing-masing sebanyak tiga kali. Surah-surah tersebut berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari berbagai kejahatan, baik yang terlihat maupun yang tersembunyi.

Baca Juga: Ramadan Penuh Berkah, Ini Adab dan Doa Mustajab yang Dianjurkan

3. Bacaan Zikir Petang
Salah satu bacaan zikir petang yang sering diamalkan adalah:
"Amsaynaa wa amsal mulku lillah walhamdulillah, laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qadiir.

Rabbi as-aluka khaira maa fii hadzihil lailah wa khaira maa ba'dahaa, wa a'udzu bika min syarri maa fii hadzihil lailah wa syarri maa ba'dahaa.

Rabbi a'udzu bika minal kasali wa suu-il kibar. Rabbi a'udzu bika min 'adzabin fin naari wa 'adzabin fil qabri".

Doa ini berisi pujian kepada Allah sekaligus permohonan agar diberikan kebaikan pada malam hari serta dijauhkan dari berbagai keburukan.

4. Doa Penutup Zikir Petang
Zikir petang biasanya ditutup dengan istigfar dan doa:

"Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah, Allahuma anta salam wa minka salam tabaraqta Yaa Dzal jalali wal ikram.

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qadiir. Allahuma laa maania lima a'thaita wa laa mu'thii limaaa mana'ta wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu.

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wahuwa ala kulli syaiin qadiir. Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Laa illaha illallah wa laa na'budu illa iyyahu. Lahu na'matu wa lahul fadhlu wa lhu tsanaaul husna. Laa ilaaha illallah mukhlishina lahuddin walau karihal kaafiruuna. Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwa ala kulli syai-in qadiir".

Doa ini berisi permohonan ampunan kepada Allah serta harapan agar diberikan keselamatan dan keberkahan.

Dengan memperbanyak zikir menjelang berbuka puasa, seorang Muslim tidak hanya menunggu waktu magrib, tetapi juga memanfaatkan momen tersebut untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Ramadan pun menjadi lebih bermakna karena diisi dengan ibadah yang menenangkan hati sekaligus membuka. (ida/fir)

Editor : M Firman Syah
#ramadan #zikir #doa #buka puasa #umat islam