RADAR SURABAYA - Bulan Ramadan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Selain puasa pada siang hari, malam Ramadan juga diisi dengan berbagai amalan, salah satunya salat tarawih.
Ibadah sunnah ini dikerjakan setiap malam sepanjang Ramadan dan diyakini memiliki berbagai keutamaan. Dalam sejumlah literatur keislaman, bahkan disebutkan bahwa setiap malam tarawih memiliki fadhilah tersendiri bagi orang yang melaksanakannya.
Salah satu keutamaan tersebut berkaitan dengan salat tarawih pada malam ke-20 Ramadan. Penjelasan ini tercantum dalam kitab Durrotun Nasihin, yang banyak membahas keutamaan berbagai amalan dalam Islam.
Dalam kitab tersebut disebutkan bahwa orang yang melaksanakan salat tarawih pada malam ke-20 Ramadan akan memperoleh pahala yang sangat besar. Bahkan ganjarannya digambarkan setara dengan pahala para syuhada dan orang-orang saleh.
Keterangan itu tertulis dalam kutipan berikut:
وَفِى اللَّيْلَةِ الْعِشْرِيْنَ يُعْطَى ثَوَابَ الشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ
Artinya: “Pada malam kedua puluh, akan diberi pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang saleh.”
Dalam ajaran Islam, syuhada merupakan golongan yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah SWT karena pengorbanan mereka dalam membela agama. Sementara itu, orang-orang saleh dikenal sebagai pribadi yang sepanjang hidupnya berusaha taat kepada Allah serta menjauhi berbagai perbuatan maksiat.
Karena itu, keutamaan tersebut sering dipahami sebagai motivasi bagi umat Islam untuk menjaga konsistensi ibadah malam selama Ramadan. Salat tarawih tidak hanya dipandang sebagai amalan sunnah, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas spiritual.
Dengan memasuki malam-malam akhir Ramadan, banyak umat Islam berusaha memaksimalkan ibadah agar dapat meraih pahala yang lebih besar serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. (fid/fir)
Editor : M Firman Syah