Radar Surabaya – Memasuki hari ke-17 bulan suci Ramadhan, umat Islam kembali mendapatkan kesempatan istimewa untuk meraih rahmat dan ampunan Allah SWT melalui ibadah puasa yang dijalankan dengan penuh keikhlasan.
Hari ini juga memiliki nilai penting karena bertepatan dengan peristiwa bersejarah dalam Islam.
Pada hari ke-17, umat Muslim yang menjalankan puasa dengan sungguh-sungguh diyakini akan memperoleh ampunan dari Allah SWT. Keutamaan tersebut dijelaskan dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah karya Syaikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi.
Dalam kitab tersebut diterangkan bahwa Allah SWT menjanjikan pengampunan dosa serta perlindungan dari azab hari kiamat bagi hamba-Nya yang menjalankan puasa pada hari ke-17 Ramadhan dengan penuh keimanan.
Janji perlindungan dari azab hari kiamat menjadi salah satu anugerah besar bagi umat Islam.
Oleh karena itu, momentum hari ke-17 Ramadhan dianjurkan untuk dimanfaatkan dengan memperbanyak ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, berzikir, serta meningkatkan amal kebaikan.
Selain memiliki keutamaan dalam ibadah puasa, hari ke-17 Ramadhan juga dikenal sebagai momen peringatan Nuzulul Quran, yaitu peristiwa turunnya Al-Qur’an pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa ini menjadikan hari ke-17 semakin istimewa dan menjadi pengingat bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. (she/fir)
Editor : M Firman Syah