Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tarawih Malam ke-10 Dikaitkan dengan Kebaikan Dunia dan Akhirat

Muhammad Firman Syah • Jumat, 27 Februari 2026 | 10:59 WIB

 

Rezeki: Tarawih malam ke-10 diyakini menghadirkan kebaikan luas bagi kehidupan dunia dan akhirat umat beriman.
Rezeki: Tarawih malam ke-10 diyakini menghadirkan kebaikan luas bagi kehidupan dunia dan akhirat umat beriman.

RADAR SURABAYA — Memasuki malam kesepuluh Ramadan, sholat tarawih tetap menjadi ibadah sunnah yang dijaga pelaksanaannya oleh umat Islam sepanjang bulan suci. Meski ritme ibadah mulai memasuki fase konsistensi, semangat untuk meraih keutamaan Ramadan terus dipertahankan.

Dalam kitab Durratun Nasihin karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakiri Al-Khubawi disebutkan adanya fadhilah khusus bagi mereka yang menunaikan tarawih pada malam ke-10.

Baca Juga: Tarawih Malam ke-9 Diibaratkan Seperti Ibadah Para Nabi

وَفِى اللَّيْلَةِ الْعَاشِرَةِ يَرْزُقُهُ اللهُ تَعَالَى خَيْرَىِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya: “Pada malam yang kesepuluh, Allah akan memberikan kebaikan di dunia maupun di akhirat.”

Keutamaan tersebut menggambarkan keluasan makna kebaikan yang dijanjikan. Kebaikan di dunia dapat dimaknai sebagai keberkahan hidup, ketenangan hati, serta kelapangan rezeki. Sementara kebaikan di akhirat berkaitan dengan pahala dan balasan atas keikhlasan dalam menjalankan ibadah.

Baca Juga: Tarawih Malam ke-8, Diibaratkan Mendapat Anugerah Seperti Nabi Ibrahim AS

Tarawih bukan sekadar rutinitas malam Ramadan, melainkan momentum memperkuat kedekatan spiritual. Memasuki sepuluh hari pertama yang segera berlalu, umat Islam diingatkan untuk menjaga konsistensi ibadah sebagai bekal meraih keberkahan hingga akhir Ramadan. (fid/fir)

Editor : M Firman Syah
#dunia akhirat #ibadah #Keutamaan Tarawih #kelapangan rezeki #Kebaikan