Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sumur Zamzam Pernah Hilang Berabad-abad, Ditemukan Kembali oleh Abdul Muthalib

Muhammad Firman Syah • Rabu, 25 Februari 2026 | 10:45 WIB

Sumur air Zam-zam yang terletak di Masjidil Haram, Arab Saudi.
Sumur air Zam-zam yang terletak di Masjidil Haram, Arab Saudi.

RADAR SURABAYA – Sumur Zamzam dikenal sebagai salah satu sumber air paling bersejarah dan penuh keberkahan dalam Islam. Letaknya berada di area Ka'bah, dan hingga kini airnya terus mengalir meski dimanfaatkan jutaan jemaah haji dan umrah setiap tahun. Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa sumur suci tersebut sempat hilang dari catatan manusia selama berabad-abad.

Awal Kisah dan Hilangnya Zamzam

Kisah Zamzam bermula saat Ismail AS dan ibunya, Hajar, ditinggalkan di lembah Makkah atas perintah Allah SWT. Ketika persediaan air habis, Hajar berlari antara Bukit Safa dan Marwah demi mencari pertolongan. Atas izin Allah, malaikat Jibril memancarkan air dari dalam tanah. Dari peristiwa itulah Sumur Zamzam bermula.

Baca Juga: Gunakan Mata Air Lima Wali dan Air Zam-zam

Perjalanan sumur ini tidak selalu mulus. Sejumlah riwayat menyebutkan, Zamzam hilang akibat banjir besar yang menghapus tanda-tanda lokasinya. Faktor alam serta kondisi gurun menyebabkan sumur tertutup pasir dan tak lagi terlihat.

Riwayat lain menyebutkan sumur tersebut sengaja ditimbun oleh pemimpin kabilah Jurhum, Madhadh bin Amru, setelah kalah dalam konflik. Sumur ditutup agar tidak dikuasai musuh, bahkan disebut-sebut sejumlah harta turut disembunyikan di dalamnya. Konflik antara kabilah Jurhum dan Khuza’ah juga menjadi salah satu faktor yang membuat Zamzam terkubur sebelum akhirnya benar-benar hilang dari peredaran.

Sejarawan mencatat, sumur Zamzam menghilang lebih dari 500 tahun sebelum akhirnya ditemukan kembali.

Baca Juga: Sejarah Gua Hira, Tempat Turunnya Wahyu Pertama kepada Nabi Muhammad SAW

Ditemukan Lewat Mimpi Abdul Muthalib

Sumur Zamzam ditemukan kembali oleh Abdul Muthalib, kakek Muhammad SAW. Dalam riwayat sejarah, ia mendapat petunjuk melalui mimpi berulang untuk menggali sumur di sekitar Ka’bah.

Awalnya ia diperintahkan menggali “Thayyibah”, kemudian “Birrah”, hingga akhirnya disebut secara jelas “Zamzam”. Dengan keyakinan penuh, Abdul Muthalib menggali bersama putranya Al-Harits, meski sempat mendapat ejekan dari kaum Quraisy.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Religi Ramadan di Surabaya, Sarat Sejarah dan Nuansa Spiritualitas

Setelah proses pencarian yang tidak singkat, mata air Zamzam kembali ditemukan dan memancar. Sejak saat itu, sumur suci tersebut kembali menjadi sumber air utama bagi penduduk Makkah dan terus dijaga hingga kini.

Pelajaran dari Sejarah Zamzam

Kisah hilangnya Zamzam mengajarkan bahwa tanda kebesaran Allah SWT tetap terpelihara, meski sempat tersembunyi oleh waktu. Perjalanan sejarah ini menjadi pelajaran tentang kesabaran, keyakinan, serta pentingnya menjaga warisan suci umat. (rif/fir)

Editor : M Firman Syah
#sejarah islam #Kisah Ramadan #sumur zam zam #makkah #abdul muthalib