Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tarawih Malam ke-8, Diibaratkan Mendapat Anugerah Seperti Nabi Ibrahim AS

Muhammad Firman Syah • Rabu, 25 Februari 2026 | 10:34 WIB

 

Anugerah: Tarawih malam kedelapan diibaratkan mendapat keutamaan seperti Nabi Ibrahim AS.
Anugerah: Tarawih malam kedelapan diibaratkan mendapat keutamaan seperti Nabi Ibrahim AS.

Radar Surabaya - Memasuki malam kedelapan Ramadhan, sebagian umat Islam mengenal adanya keutamaan khusus yang dikaitkan dengan pelaksanaan sholat tarawih. Fadhilah tersebut tertuang dalam kitab Durratun Nasihin karya Syaikh Utsman ibn Hasan Al-Khubawi.

Dalam keterangan kitab itu disebutkan, tarawih pada malam ke-8 diibaratkan memperoleh anugerah sebagaimana yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS.

وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى مَا اَعْطَى اِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ
Artinya: “Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim AS.”

Nabi Ibrahim AS dalam sejarah kenabian dikenal sebagai sosok yang mendapat berbagai keutamaan, mulai dari keteguhan iman hingga kedudukan mulia sebagai khalilullah. Perumpamaan tersebut menjadi gambaran besarnya nilai ibadah yang dilekatkan pada malam kedelapan.

Fadhilah ini disampaikan dalam literatur klasik sebagai bentuk dorongan untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah tarawih. (fid/fir)

Editor : M Firman Syah
#Iman #Keutamaan Tarawih #Nabi Ibrahim as #anugerah #Fadhilah