Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kelenteng Hok Tien Hian di Jalan Dukuh Surabaya, Sudah Ada sejak Tahun 1700-an

Andy Satria • Minggu, 22 Februari 2026 | 13:26 WIB

 

 TERTUA: Kelenteng Hok Tien Hian di Jalan Dukuh Surabaya, disebut-sebut sebagai salah satu yang tertua di Surabaya.
TERTUA: Kelenteng Hok Tien Hian di Jalan Dukuh Surabaya, disebut-sebut sebagai salah satu yang tertua di Surabaya.

RADAR SURABAYA - Kota Surabaya memiliki banyak kelenteng yang merupakan tempat ibadah masyarakat keturunan Tionghoa, atau yang biasa disebut Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD).

Salah satunya adalah Kelenteng Hok Tiek Hian yang terletak di kawasan Jalan Dukuh, Surabaya.

Lokasinya berdekatan dengan kawasan religi Sunan Ampel.

Pegiat sejarah Kota Surabaya, Nur Setiawan mengatakan, kelenteng tersebut bisa dikatakan sebagai salah satu yang tertua di Kota Pahlawan.

"Jika dibilang paling tua belum ditemukan data secara valid, namun kelenteng tersebut bagian dari ragam sejarah Kampung Pecinan dan Kota Lama Surabaya," ujar Nur Setiawan.

Menurut Wawan, panggilan akrab Nur Setiawan, kelenteng tersebut diperkirakan ada sejak tahun 1700-an.

Dan yang mendirikan adalah masyarakat Tionghoa yang datang ke Surabaya.

"Kelenteng ini didirikan oleh saudagar Tionghoa yang migrasi ke Surabaya dan masih menganut ajaran dari tanah leluhurnya yaitu Konghucu," jelasnya.

Kelenteng Hok Tiek Hian ini memiliki dua bangunan yang saling berhadapan.

Selain sebagai tempat ibadah, kelenteng ini juga melestarikan budaya Tionghoa dengan masih mempertontonkan pertunjukan wayang potehi.

Menurut cerita yang beredar, Kelenteng Hong Tiek Hian masih berkaitan dengan dengan tentara Tar-Tar yang berada dari Mongolia.

"Kalau terkait dengan tentara Mongol, itu masih berupa cerita. Tapi bisa jadi anak keturunan orang-orang Mongol yang tidak sempat balik ke Mongol juga turut berkontribusi dlm pembangunan klenteng tersebut," pungkas Wawan. (sam/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#wayang potehi surabaya #Kelenteng Hok Tiek Hian #Tempat Ibadah Tri Dharma #keturunan tionghoa #pasukan tartar #jalan dukuh surabaya