Radar Surabaya – Menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa menjadi faktor penting agar aktivitas tetap berjalan optimal dan kondisi fisik terjaga. Meski tidak mengonsumsi cairan selama lebih dari 12 jam, kebutuhan air harian tetap harus dipenuhi. Secara umum, orang dewasa memerlukan sekitar 2 liter air per hari atau setara 8 gelas berukuran 250 mililiter.
Karena waktu minum hanya tersedia sejak berbuka hingga sahur, pengaturan pola konsumsi cairan menjadi kunci. Minum dalam jumlah besar sekaligus tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan rasa begah dan membuat tubuh kurang optimal menyerap cairan. Pembagian secara bertahap dinilai lebih efektif.
Salah satu pola yang banyak direkomendasikan adalah metode 2–4–2. Dua gelas diminum saat berbuka, empat gelas di antara waktu berbuka hingga sebelum tidur, dan dua gelas saat sahur. Dengan pola ini, total asupan tetap mencapai 2 liter tanpa memberatkan lambung.
Saat berbuka, disarankan memulai dengan satu gelas air putih untuk menggantikan cairan yang hilang, kemudian satu gelas lagi setelah mengonsumsi makanan ringan. Pada malam hari, dua gelas dapat diminum setelah makan utama dan dua gelas lainnya sebelum tidur dengan jeda waktu. Ketika sahur, satu gelas diminum saat bangun dan satu gelas lagi setelah makan agar tubuh memiliki cadangan cairan sebelum kembali berpuasa.
Selain jumlah, jenis cairan juga perlu diperhatikan. Air putih tetap menjadi pilihan utama karena bebas gula tambahan dan mudah diserap tubuh. Konsumsi minuman manis secara berlebihan justru dapat memicu rasa haus lebih cepat. Makanan tinggi garam dan terlalu pedas sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan kebutuhan cairan.
Asupan tambahan juga bisa diperoleh dari buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, jeruk, dan mentimun. Buah-buahan tersebut tidak hanya membantu menjaga hidrasi, tetapi juga menyediakan vitamin dan mineral penting bagi tubuh.
Beberapa tanda dehidrasi yang perlu diwaspadai selama puasa antara lain warna urine lebih pekat, bibir kering, sakit kepala ringan, dan tubuh terasa lemas. Dengan pengaturan pola minum yang tepat dan pemenuhan kebutuhan delapan gelas per hari, risiko dehidrasi dapat diminimalkan sehingga ibadah puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman. (sry/fir)
Editor : M Firman Syah