Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ini Dia Tiga Hotel Klasik di Surabaya Era Kolonial, Dua Masih Berjaya hingga Sekarang, Satu Sudah Hilang

Rahmat Sudrajat • Rabu, 21 Januari 2026 | 15:55 WIB
KLASIK: Tampak bangunan asli Grand Inna Tunjungan Hotel SUrabaya tahun 1920 yang dibangun era kolonial Belanda.
KLASIK: Tampak bangunan asli Grand Inna Tunjungan Hotel SUrabaya tahun 1920 yang dibangun era kolonial Belanda.

RADAR SURABAYA - Keberadaan bangunan yang kini dikenal sebagai Grand Inna Tunjungan Hotel Surabaya, sudah ada sejak tahun 1920-an.

Pada masa itu, bangunan masih berlantai satu dengan arah serong ke barat, tepat berada di persimpangan Jalan Simpang yang lokasinya sangat strategis.

Pegiat sejarah, Nur Setiawan, menjelaskan, bangunan awalnya terdiri dari kamar hotel dan restoran.

"Hotel tersebut dibangun oleh pengusaha Eropa," ujar pria yang akrab disapa Wawan.

Area sekitar Jalan Simpang kala itu juga dilalui trem, sehingga memudahkan pelancong mengakses lokasi.

Tak hanya itu, di jalan-jalan tetangga seperti Embong Malang dan Tunjungan, juga terdapat hotel seiring dengan berkembangnya kota pada era 1920-an.

Menurut Wawan, Hotel Sarkies di Embong Malang didirikan sekitar tahun 1925-an.

Lokasi tersebut saat ini digunakan untuk pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza (TP) 6.

"Kini bangunan hotelnya sudah tidak ada. Dan digunakan untuk mal," terangnya.

Kepemilikan Hotel Sarkies memiliki hubungan keluarga dengan Hotel Lucas Martin Sarkies (LMS) yang kini dikenal sebagai Hotel Majapahit.

"Hotel LMS lebih awal berdiri tahun 1910. Ketika Lucas bersama saudaranya bernama John mendirikan LMS yang sempat berganti nama beberapa kali sebelum bernama Hotel Majapahit," ujar Wawan.

Wawan menambahkan, tamu yang menginap di hotel-hotel tersebut pada masa itu umumnya berasal dari kalangan kaya, karena harga akomodasi per malam tergolong mahal.

"Biasanya pebisnis, warga Eropa. Kalaupun ada pribumi mungkin yang berpangkat atau dari kalangan bangsawan," pungkasnya. (rmt/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#restoran #bangunan #Hotel di Surabaya #jalan simpang #Era klasik #Hotel Majapahit #Grand Inna Tunjungan #kamar hotel #kolonial