RADAR SURABAYA - Menurut G.H. Von Faber, wilayah Kota Surabaya Lama adalah kawasan yang berada di dalam tembok kota.
Di era pemerintahan Hindia Belanda, kawasan ini disebut sebagai Kota Belanda.
Pengiat sejarah Surabaya, Nanang Purwono, menjelaskan, sebutan tersebut sangat beralasan karena di kawasan ini berkumpul segala aktivitas dan dinamika masyarakat kulit putih, serta warga pribumi yang bekerja untuk kepentingan Kumpeni Belanda.
“Tentu sangat beralasan karena di sinilah segala aktivitas dan dinamika masyarakat kulit putih dan warga pribumi, yang bekerja untuk kepentingan kumpeni Belanda, berpusat,” ujarnya.
Editor : Nofilawati Anisa