Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jejak Misterius Pemuda Sakti Joko Jumput di Kota Surabaya

Dimas Mahendra • Rabu, 29 Oktober 2025 | 22:23 WIB
PESAREAN: Makan Joko Jumput di Jalan Praban Surabaya.
PESAREAN: Makan Joko Jumput di Jalan Praban Surabaya.

RADAR SURABAYA - Di tengah riuh kota modern Surabaya, tersimpan kisah tentang sosok legendaris yang namanya kerap bergema di panggung-panggung ludruk. Dia adalah Joko Jumput.

Ia disebut sebagai pemuda sakti dari Surabaya, pemilik dua senjata pusaka yang melegenda yaitu cemeti gembolo geni dan sebuah keris yang konon diwariskan langsung oleh ayahnya.

Namun di balik kisah heroiknya, asal-usul Joko Jumput masih menjadi misteri sejarah.

Pegiat sejarah Kota Surabaya, Nur Setiawan, menyebut tokoh ini pertama kali dikenal publik lewat cerita-cerita ludruk yang populer antara tahun 1960 hingga 1990-an.

“Latar belakang sosok Joko Jumput bisa dikatakan masih misteri atau abstrak. Tokoh ini dimunculkan pertama kali dalam cerita-cerita ludruk, namun tidak ada catatan sejarah sezaman yang merinci tokoh tersebut,” ujar sejarawan yang akrab disapa Wawan.

Kendati demikian, keberadaan makam Joko Jumput di kawasan Jalan Praban, Surabaya, mengisyaratkan bahwa sosok ini kemungkinan benar-benar pernah ada.

Kawasan itu, kata Wawan, dahulu merupakan bagian selatan dari Keraton Surabaya.

Dalam kisah tutur dan panggung ludruk, Joko Jumput dikenal sebagai ksatria yang menumpas ambisi dua pangeran, Joko Truno dan Pangeran Situbondo, yang ingin menguasai Surabaya sekaligus meminang Dewi Purbawati, putri seorang Adipati Surabaya bernama Jangrana.

“Dengan dua senjatanya, cemeti gembolo geni dan keris, Joko Jumput mampu mengalahkan keduanya. Dari peristiwa itu, ia akhirnya dapat mempersunting Dewi Purbawati,” tutur Wawan.

Meski kisah itu diyakini hanya bagian dari folklore yang berkembang di masyarakat, legenda Joko Jumput tetap hidup dalam ingatan warga sebagai simbol keberanian dan kesetiaan.

Hingga kini, tidak ada yang tahu siapa keturunannya, berbeda dengan makam keluarga adipati Surabaya Botoputih dan Bibis yang masih terhubung dengan garis keturunan yang jelas.

“Hingga saat ini susah untuk melacak siapa keluarga Joko Jumput, entah kerabat maupun keturunannya tidak pernah ditemukan,” tambahnya. (dim/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Joko Jumput #surabaya #ludruk #Praban #misterius #pemuda #Folklore #Tokoh #Nur Setiawan