Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bangunan Bengkel Trem Uap Ada di Wonokromo Surabaya

M. Mahrus • Selasa, 28 Oktober 2025 | 00:30 WIB
SEJARAH: Jejak kejayaan trem uap di Surabaya masih bisa ditemukan di kawasan Wonokromo Surabaya.
SEJARAH: Jejak kejayaan trem uap di Surabaya masih bisa ditemukan di kawasan Wonokromo Surabaya.

RADAR SURABAYA - Jejak kejayaan trem uap di Surabaya masih bisa ditemukan di kawasan Wonokromo Surabaya.

Salah satunya adalah bangunan bekas bengkel trem uap milik Oost Java Stoomtram Maatschappij (OJS) yang ada di kawasan Sawunggaling, Wonokromo.

Bangunan eks bengkel trem uap Wonokromo itu lokasinya berada di sebelah barat eks Stasiun Wonokromo Kota dan depo Wonokromo.

Bangunannya tergolong cukup besar. Pada bagian atap masih terlihat asli. Kerangka atapnya menggunakan rangka baja.

Sementara pada bagian tembok dinding bangunan cukup tebal. Bangunan ini memiliki pintu besar dengan pintu terbuat dari kayu jati lama.

Pemerhati sejarah kereta api Navy Eka Pattiruhu mengatakan, bangunan bengkel atau bahasa Belanda Werkplaats dibuka tahun 1939.

Awalnya OJS membuat depo induk, bengkel, stasiun, kantor berada di kawasan Grudo (Dinoyo) tahun 1889.

Pada tahun 1910 OJS mulai ada rencana untuk elektrifikasi trem sehingga membutuhkan area kerja lebih luas.

Sebab di Grudo sudah tidak memadai secara luas. Pada tahun 1911 daerah Wonokromo mulai dibangun. 

Akan tetapi kemudian ketika di daerah Wonokromo dibangun, bengkel di Grudo tetap dipertahankan. Sebab lebih murah merenovasi bengkel lama dari pada membuat baru.

"Tapi ketika tahun 1939 itu diputuskan untuk bengkel trem dipindahkan ke sini semua (Wonokromo) biar jadi satu dengan depo induk. Lalu juga lebih terpusat," ujarnya kepada Radar Surabaya.

Dijelaskan Navy, sejak saat itu Grudo mulai ditinggalkan. Bangunan bengkel yang ada di Grudo dibongkar.

Termasuk jalur hubungnya dari Wonokromo hingga Grudo itu dibongkar.

Sehingga di Grudo atau Dinoyo hanya sisa beberapa rumah-rumah dinas saja yang masih kelihatan dan masih menjadi aset KAI hingga sekarang.

"Di sini (Wonokromo) menjadi bengkel pusat trem OJS. Bengkel perbaikan kalau rusak diperbaikinya di sini semua. Yang akhirnya jadi balai kerja," terangnya.

Di dalam area bengkel tersebut juga ada kantor ruangan untuk kepala balai karya dan kantor pengawas kereta.

Selain itu juga ada sisa bekas konstruksi untuk crane lokomotif.

Baca Juga: Larangan Keras Impor Pakaian Bekas Dalam Karung, Pelaku Akan Didenda dan Diblacklist

Kini bekas bangunan yang dipakai bengkel tersebut digunakan parkir mobil lama. (rus)

Editor : Nofilawati Anisa
#bangunan #surabaya #uap #trem #bengkel #wonokromo