RADAR SURABAYA - Johannes Jacobus (JJ) Van der Linden, seorang tentara KNIL, memiliki peran yang tak terduga dalam sejarah Surabaya.
Ia bukan hanya seorang veteran perang, tetapi juga pernah menjadi penasihat hukum Wali Kota Mustajab. Kisah unik ini diungkap oleh pegiat sejarah Surabaya, Nanang Purwono.
Nanang menceritakan, JJ Van der Linden pernah bertugas di Burma pada tahun 1946.
Saat terjadi perang di Surabaya, keluarganya diselamatkan oleh polisi istimewa M. Jasin di gedung sekolah St. Louis.
Sebelumnya, keluarga Van der Linden berlindung di sebuah rumah di pojok Coen Boulevard sekarang Jalan dr. Soetomo dan Jalan Darmo sisi timur. "M. Jasin adalah sahabat karib JJ Van der Linden," ungkap Nanang kepada Radar Surabaya.
Persahabatan antara JJ Van der Linden dan M. Jasin menunjukkan hubungan yang harmonis di tengah konflik.
"Setelah perang usai, JJ Van der Linden bahkan bekerja untuk Pemerintah Kota Surabaya sebagai penasihat hukum Wali Kota Mustajab," terangnya.
Salah satu anak JJ Van der Linden, Case Van der Linden, kini berusia lebih dari 90 tahun dan tinggal di Amerika.
Case, yang masih berusia 6 tahun pada tahun 1946, mengalami langsung suasana mencekam saat perang Agresi Militer Belanda I.
"Ketika terjadi perang tahun 1946, keluarga Van der Linden bersembunyi di rumah mereka di pojok jalan Coen Boulevard dan Jalan Darmo. Deru mesin tank memecah kesunyian Jalan Darmo," tutur Nanang,
Keluarga Van der Linden, yang pernah tinggal di Jalan Kemiri dan Coen Boulevard, merupakan bagian dari jejak peradaban Jalan Darmo yang kaya akan cerita. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari