RADAR SURABAYA - Rathkamp Co & Apotheek merupakan perusahaan farmasi dan apotik pertama dan cukup besar pada waktu itu.
Perusahaan farmasi ini didirikan oleh pemerintah Hindia Belanda tahun 1817.
Perusahaan ini pada awalnya bernama NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co berpusat di Batavia.
Seiring berjalannya waktu lambat laun perusahaan farmasi membuka cabang di Surabaya.
Menurut pegiat sejarah Nur Setiawan ada tiga cabang yang dibuka di Surabaya oleh perusahaan farmasi terbesar.
Ketiga cabang tersebut di buka di Jalan Darmo, Jalan Tunjungan dan Jalan Kembang Jepun.
Pembukaan cabang tidak dibuka sekaligus melainkan secara bertahap.
"Tahun 1927 awal mula dibuka cabang di Jalan Kembang Jepun, kemudian tahun 1930 di Jalan Darmo tepatnya di seberang Hotel Olympic dan di Jalan Tunjungan tepatnya di sebelah hotel Majapahit tahun 1936," tutur Nur kepada Radar Surabaya.
Nur menyebut perencanaan pembangunan gedung cabang hampir sama dengan menggunakan arsitek Henry A. Hes yang tergabung dalam Algemeen Ingenieurs- en Architectenbureau (AIA).
"Rancangan gedung oleh arsitek Henry A. Hes. Ketiga cabang dibangun oleh arsitek itu," jelasnya.
Namun setelah kemerdekaan perusahaan farmasi ini diambil dan dinasionalisasi oleh Pemerintah Indonesia tahun 1958.
Pemerintah Republik Indonesia melakukan peleburan sejumlah perusahaan farmasi menjadi Perusahaan Negara Farmasi (PNF) Bhinneka Kimia Farma.
"Kemudian pada tanggal 16 Agustus 1971, bentuk badan hukum PNF diubah menjadi Perseroan Terbatas, dan sekarang nama perusahaan berubah menjadi PT Kimia Farma,Tbk," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari