RADAR SURABAYA - Sebagai kota besar yang berkembang, pada masa Hindia Belanda, Surabaya menjadi jujukan pedagang dan pelancong.
Oleh sebab itu, berbagai fasilitas penunjang pun dibangun dan menarik perhatian investor untuk berinvestasi, tak terkecuali hotel.
Salah satu hotel yang dibangun di masa hindia Belanda adalah Hotel Embong Malang yang terletak di Jalan Embong Malang Surabaya.
"Kira-kira sekarang letaknya di deretan gedung Go Skate," kata Pegiat Sejarah Kota Surabaya, Nur Setiawan.
Menurutnya, salah satu pemilik saham hotel tersebut masih mempunyai hubungan keluarga dgn pemilik Oranje Hotel (kini hotel Majapahit) di Jalan Tunjungan.
"Kenapa Hotel Embong Malang dan hotel lainnya berdiri di sana? Karena kawasan Embong Malang, Tunjungan dan Jalan Simpang (Sekarang Jalan Gubernur Suryo, Red) merupakan segitiga emas perdagangan di Surabaya selain kawasan kota lama di daerah Jembatan Merah," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Wawan ini menambahkan, berdirinya Hotel Embong Malang menjadi jujugan penginapan bagi para pelancong yang berasal dari Eropa, Australia bahkan Amerika yang datang ke Surabaya kala itu.
"Hotel Embong Malang tempo dulu bisa dikatakan mempunyai letak yang sangat strategis. Karena berada tak jauh dari jalan Tunjungan yang saat itu merupakan pusat perbelanjaan kelas atas bagi orang-orang Eropa yang bermukim di sini," katanya.
Selain itu, lanjut Wawan, di Jalan Embong Malang juga terdapat pool bus jurusan Surabaya - Malang.
"Jadi kalau ingin berwisata ke daerah pegunungan tinggal jalan kaki sebentar ke tempat bis berada," jelasnya. (mus/nur)
Editor : Nurista Purnamasari