RADAR SURABAYA - Surabaya menyimpan jejak sejarah sebuah gedung hiburan megah dari masa lalu.
Ya, gedung tersebut bernama gedung Stadstuin yang berdiri sejak tahun 1880-an di bekas kompleks Alun-Alun Keraton Surabaya.
Gedung ini menjadi saksi bisu kegemilangan hiburan era Hindia Belanda.
Menurut pegiat sejarah, Nur Setiawan, gedung Stadstuin menjadi tempat hiburan favorit bagi kalangan Eropa.
Setiap malam, berbagai pertunjukan dan pemutaran film digelar di gedung berkapasitas lebih dari 500 tempat duduk ini.
"Lokasi strategis dan instalasi listrik yang canggih untuk masanya menjadikan Stadstuin pusat hiburan terkenal," jelas Nur kepada Radar Surabaya.
Gedung Stadstuin juga dilengkapi sistem kedap suara dan ventilasi yang baik, serta taman indah di sisi utara dan baratnya.
Pengunjung dapat bersantai di taman sambil menunggu pertunjukan atau menikmati pemandangan kereta api dari viaduk di selatan.
"Area parkir yang luas juga menunjang kenyamanan pengunjung dari kalangan menengah atas Eropa," imbuhnya.
Namun, kejayaan Stadstuin berakhir pada tahun 1961. Gedung tersebut dibongkar, dan kini di tempatnya berdiri gedung Bank Indonesia, diapit oleh Jalan Bubutan dan Jalan Pahlawan. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari